Social Links
AMRI | Artikel
16265
paged,page-template,page-template-blog-compound,page-template-blog-compound-php,page,page-id-16265,paged-46,page-paged-46,vcwb,ajax_fade,page_not_loaded,,side_area_uncovered_from_content,qode-theme-ver-10.0,wpb-js-composer js-comp-ver-5.0.1,vc_responsive
 
Artikel Mentor, Nasrullah / 06.02.2018

Oleh : Nasrulloh *) Pendanaan melalui iklan. Ini kuncinya. Laba tapi memberikan layanan gratis pada konsumen. Bagaimana bisa? JCDecaux, 1964, membangun sarana publik gratis. Pemerintah daerah pun diuntungkan. Namun JCDecaux mendapat hak memasang iklan dilokasi publik yang didirikannya. Metro International 1995 di Stockholm Swedia, menjual koran gratis. Dengan...

Artikel Mentor, Nasrullah / 06.02.2018

Oleh : Nasrulloh *) Bongkar-Pelajari-Berinovasi itu rumus rekayasa balik. Teknologi atau produk pesaing dianalisis. Informasi yang diperoleh digunakan untuk mengembangkan produk lain. Ini tidak memerlukan modal riset dan pengembangan. Fitur yang tidak bermanfaat dibuang. Komponen yang mahal diganti dengan yang lebih murah. Produk hasil rekayasa balik dijual...

Artikel Mentor, Hadi Supriono / 04.02.2018

Oleh: Hadi Supriono *) Jika menyusuri jalan dari Jogja hingga Pacitan, maka akan disuguhi hamparan tanah berbatu gamping di sepanjang perjalanan. Bagi penambang, mungkin berfikir mendirikan pabrik batu gamping. Jika petani, mungkin merencanakan perkebunan jati yang luas. Bagi pebisnis tour & travel, mungkin membuat paket tour goa karst...

Artikel Mentor, Nasrullah / 02.02.2018

Oleh: Nasrulloh *) Semakin rumit, makin sulit ditiru. Ini salah satu teori monopoli yang digelorakan Suhu Wan. Lalu, pada titik mana saja monopoli bisnis itu bisa diciptakan ? Titik monopoli terus berkembang seiring perjalanan waktu. Awalnya terfokus pada produk. Namun produk luar biasa, seperti Motorola, Kodak, Gerunding,...