Social Links
AMRI | SPIRITUALITAS BISNIS: ANTARA MASALAH DAN RAHASIA ILAHI (Habis)
18531
post-template-default,single,single-post,postid-18531,single-format-standard,vcwb,ajax_fade,page_not_loaded,,side_area_uncovered_from_content,qode-theme-ver-10.0,wpb-js-composer js-comp-ver-5.0.1,vc_responsive
 

SPIRITUALITAS BISNIS: ANTARA MASALAH DAN RAHASIA ILAHI (Habis)

Oleh: Ustadz Nanang *)

Bang Maryono, Mentor Nasional AMRI, pada TFM#02 mengatakan, “Pada akhirnya Allah yang menentukan arah kita.”

Beliau menceritakan kisah ketika menjadi sales untuk menjualkan produk mesin cuci pada saat bazaar. Tiap hari menawarkan produk pada orang yang ia temui tanpa kenal lapar dan lelah, tiap hari beliau menawarkan produk kepada orang yang sekedar lewat di depan stand atau yang iseng sekedar melihat-lihat, tidak satupun yang berminat membeli produk yang ia tawarkan.

Tolakkan demi tolakkan tidak menyurutkan semangat beliau berjualan menawarkan produknya. Tiga puluh hari berlalu, tidak ada satu pun produk yang ia tawarkan laku. Tapi di saat sedang paking barang-barang produk tersebut untuk dibawa kembali ke pabrik, datang satu kelurga dan mampir menanyakkan barang apa yang sedang ia kemas. Antara bingung dan ragu, bang Maryono menyampaikan jenis barang tersebut pada pasangan itu.

Tidak diduga mereka membeli produk tersebut, bahkan produk lainnya tanpa melalui penawaran dan penjelasan rinci. “Tuhan, apakah ini Malaikat yang Engkau hadirkan kehadapanku ?” Kata bang Maryono.

Setiap hari semangat menawarkan produk-produk tersebut tidak ada yang tertarik membeli meskipun mulut sudah berbusa. Tapi, dipenghujung penutupan bazar di saat merapihkan barang-barang, Engkau kirimkan pembeli tanpa ditawarkan dan dijelaskan. Allohu Akbar!

Ya, memang rizki itu seperti peluru di medan perang, tidak akan meleset pasti akan mengenai sasaran, kata bang Jaya Setia Budi.

Luar biasa!! Memang pebisnis, wajib dan kudu memiliki Kecerdasan Spiritual. Itulah yang disampaikan Mr. Pay, dalam penyampaian materi TFM#02 dengan tema “5 Kunci Kecerdasan Presenter yang Memukau”, beliau menempatkan pada poin 5, yaitu kecerdasan spiritual. Bahwa sebagai mentor, atau sebagai apapun kita harus memiliki poin 5 tersebut.

Spiritual itu terdiri dari spirit dan ritual. Spirit artinya semangat, tidak melanggar, peduli dan tidak sombong, serta mau berbagi. Sedangkan ritual adalah Ibadah yang Hebat.

Orang yang ibadahnya hebat, mestinya memiliki semangat berbagi, peduli dan tidak sombong serta tidak melanggar aturan dalam kehidupan. Hal ini sejalan dengan apa yang tertuang dalam Al Qur’an;
“Ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan yang disembah selain Dia. Mohonkanlah ampunan untuk dirimu dan untuk orang-orang yang beriman baik laki-laki maupun perempuan. Dan Allah tahu dimana tempat kamu berusaha dan tempat tinggalmu”. Qs. Muhammad:19

Inilah yang menginspirasi ketika mengikuti TFM#02 AMRI. Apalagi setelah bang Akir menguatkan dengan ajakannya, bahwa sangat perlu memotivasi dan menekankan spiritualitas bisnis kepada calon dan pengusaha UMKM.

Semoga bermanfaat. Selanjutnya tetap mengupas mengenai spiritualitas (spirit, ritual dan (+) itas). Insya Allah fokus pada “ITAS” yaitu Iman, Tekad, Akhlak, dan Sukses.

Pengusaha harus memiliki keyakinan bukan sekedar tekad. Pengusaha harus selaku memiliki integritas yang baik bukan sekedar mengejar sukses. Itulah yang diajarkan di AMRI.

Salam :hand: jari AMRI :pray:

*) Penulis adalah Mentor AMRI dan Pengasuh Sekolah Islam Terpadu Al-Kautsar

Tags:
DPP AMRI
dppamri@gmail.com
No Comments

Post A Comment