Social Links
AMRI | REKAYASA BALIK, EFISIENSI PENGEMBANGAN
18529
post-template-default,single,single-post,postid-18529,single-format-standard,vcwb,ajax_fade,page_not_loaded,,side_area_uncovered_from_content,qode-theme-ver-10.0,wpb-js-composer js-comp-ver-5.0.1,vc_responsive
 

REKAYASA BALIK, EFISIENSI PENGEMBANGAN

Oleh : Nasrulloh *)

Bongkar-Pelajari-Berinovasi itu rumus rekayasa balik. Teknologi atau produk pesaing dianalisis. Informasi yang diperoleh digunakan untuk mengembangkan produk lain. Ini tidak memerlukan modal riset dan pengembangan.

Fitur yang tidak bermanfaat dibuang. Komponen yang mahal diganti dengan yang lebih murah. Produk hasil rekayasa balik dijual ke konsumen baru yang tidak mampu membeli produk asli  dengan harga mahal.

Dengan belajar dari kesalahan dan pengalaman perintisnya, produk hasil rekayasa balik berpotensi menjadi produk yang sama dengan aslinya.

Untuk menghindari tuntutan hukum. Perlu pemahaman hukum hak paten. Cermati tanggal kadaluwarsa hak paten. Juga, hasil rekayasa balik harus berbeda dengan produk aslinya.

Rekayasa balik bisa juga digunakan untuk model bisnis.

Denner, jaringan supermarket Swiss, yang menjual kapsul kopi yang cocok dengan mesin Nespresso. Kapsul kopi tersebut diteliti dan dirancang ulang dan diisi dengan beragam kopi.

China Auto, awalnya memproduksi BMW dengan sekema patungan. Kemudian membuat mobil baru dengan spesifikasi BMW.

Bisakah kita merekayasa ulang konsep retail modern yang sudah ada untuk pengembangan bisnis retail kita ?

Salam 5 Jari

*) Penulis adalah Mentor Nasional AMRI

Tags:
DPP AMRI
dppamri@gmail.com
No Comments

Post A Comment