Social Links
AMRI | Artikel Mentor
348
archive,paged,category,category-artikel-mentor,category-348,paged-5,category-paged-5,vcwb,ajax_fade,page_not_loaded,,side_area_uncovered_from_content,qode-theme-ver-10.0,wpb-js-composer js-comp-ver-5.0.1,vc_responsive
 

Oleh: Edi Darmawansah, STP *) Saat mengikuti pelatihan Mentor AMRI #3 dibahas bagaimana mendapatkan dan mengelola anggota tim atau karyawan agar dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan oleh manajemen atau owner ? Pada saat mengisi pelatihan untuk UMKM di Dinas Koperasi dan UMKM, beberapa peserta menanyakan...

Oleh : Maryono *) Harvard Business School pernah melakukan penelitian berjudul: Profit Impact of Market Strategy (PIMS), mereka mempelajari penjualan dan keuntungan yang dilakukan 620 Perusahaan selama periode beberapa tahun. Mereka menemukan bahwa 20% dari profit yang didapat berasal dari kualitas produk yang diterima oleh konsumen dan...

  Oleh: Marlina *) Mohon maaf jika ada kesimpulan yang tidak sesuai dengan ilmu psikologi. Ini hanya pengalaman pribadi yang diramu dengan teori kepustakaan. Pertanyaan yang biasa saya ajukan saat interview yaitu : 1. Sebutkan kekurangan dan kelebihan Biasanya, jika calon pegawai yang integritas tinggi, akan menjawab secara detail tentang...

Oleh: Adjib Mada Winata *) Baru-baru ini di sebuah group ritel yang saya ikuti dibahas tentang bagaimana cara merekrut karyawan dengan benar. Diskusi yang dinamis terjadi di antara anggota. Berbagai metodologi perekrutan dikemukakan dari berbagai sudut pandang keilmuan dan sudut pandang pengalaman. Dari berbagai pendapat yang...

Oleh: Nasruloh *) Alvin Toffler dalam bukunya Future Shock tahun 1970 memprediksi bahwa pelanggan "Industri Pengalaman" akan makin banyak mengeluarkan uang untuk mendapatkan pengalaman positif yang tidak biasa. Para pakar memprediksi akan bermunculan "masyarakat pencari sensasi", juga tumbuhnya "masyarakat impian" yang terus membesar. Jadi kunci bisnis ke...

Oleh: Benyamin Prayogo *) Dunia ini panggung sandiwara, begitulah syairnya God Bless. Peran kehidupan pun bisa berubah. Ada peran menangis, ada peran tertawa. Tertawa, saat rodanya sedang berputar ke atas. Menangis saat rodanya sedang berada dibawah. Sama seperti Jepang vs Belgia. Jepang sudah tertawa karena menang...

Oleh: Nasruloh *) Masih tentang menciptakan pengalaman berbelanja di toko retail. Ini kisah sebuah toko buku yang memiliki penjualan offline dan online. Walau onlinenya terus berkembang, namun toko offlinenya terus disempurnakan dengan menciptakan pengalaman berbelanja yang makin menarik. Barnes & Noble, toko buku terbesar di Amerika, yang...

Oleh: Nasruloh *) Agar lebih mudah memahami cara menciptakan dan mendesain pengalaman berbelanja di retail. Saya akan menyajikan beberapa peritel yang sukses dalam hal ini. Trader Joe's, perusahaan retail yang berpusat di California Amerika, sebagai penjual produk sembako yang sangat khusus untuk makanan vegetarian, organik, dan berkelas. Perusahaan...

Oleh : Nasruloh *) Persepsi konsumen terhadap toko retail telah berubah. Ritel tidak lagi menjual produk. Persaingan mengarah pada mengambil hati pelanggan. Kita perlu mendefinisikan peran toko retail untuk bisa memahami pengalaman apa yang harus diciptakan. Ada 3 peran retail di era milenial ini. Yaitu : 1. Peran...

Oleh: Nasruloh *) Seksi terakhir menjaga pertumbuhan retail adalah terus mengembangkan interaksi dengan berbagai cara pembayaran. Alat pembayaran terus berubah. Interaksi masyarakat dengan uang semakin berkurang. Banyak perusahaan mengembangkan alat pembayaran sendiri seperti Gojek dan Google. Banyak bank yang terus mengembangkan kartu debit, kredit dan terakhir prepaid...