Social Links
AMRI | DPP AMRI
22
archive,paged,author,author-admin,author-22,paged-48,author-paged-48,vcwb,ajax_fade,page_not_loaded,,side_area_uncovered_from_content,qode-theme-ver-10.0,wpb-js-composer js-comp-ver-5.0.1,vc_responsive
 

Oleh: Wakhyu Priyadi *) Beberapa poin yang membedakan kami dengan minimarket atau toko lain: 1. Layanan delivery (Gratis) dan tanpa minimum belanja untuk warga kompleks perumahan. 2. Pesan bisa lewat telepon/sms/WA atau datang langsung, bayar dan barang di antar (memberikan beberapa alternatif pemesanan), pembayaran juga bisa ditransfer. 3. Kelengkapan...

Oleh: Anang Sujana *) Kata marketing begitu heboh di ucapkan anak Bangsa di jaman now. Begitu cintanya dengan marketing, banyak di antara kita menyebut dirinya dengan sebutan bermacam-macam yang disematkan sebagai ahli marketing pada dirinya. Tidak ada yang salah memang, memasarkan produk orang tanpa bersusah payah memproduksi...

Oleh: Gun Ardiansah *) Teringat sebuah bisnis yang beretika, brand baju muslim anak. Belasan tahun dibersamai oleh mitra yang membantu mengerjakan bagian dari baju tersebut. Singkat cerita CEO muda mereka yang mengerti financial management merekomendasikan untuk melakukan efisiensi, tak lagi bekerjasama dengan mitra tersebut. Benefit yang bakal...

AMRI (Asosiasi Masyarakat Ritel Indonesia) Workshop setengah hari dengan tema: VISUALISASI, TEHNIK MEWUJUDKAN IMPIAN MENJADI FISIK “Dari 1 kios menjadi 72 Minimarket” Pembicara: Suhu Wan MH (Ketum AMRI & Owner 72 Idolmart) Hari/Tanggal : Sabtu, 14 April 2018 Jam : 08.00 s/d 12.00 WIB Tempat: Hotel Puri Mega, Jl Rawamangun No.59 Pramuka -...

Oleh: Nasrulloh *) Untuk apa uang dikeluarkan?  Ini yang harus ditanyakan. Bagaimana uang dikeluarkan?  Ini yang harus dicermati. Kapan uang dikeluarkan? Ini yang harus dikelola. Uang yang dikeluarkan harus bisa menjaga dan menciptakan value baru bagi bisnis. Terutama value terhadap konsumen dan sumber daya manusia. Mengokohkan dan...

Oleh: Ahmad Ali Saefudin *) Saya merasa perlu untuk menghubungkan semua tulisan saya yang berpusat pada bisnis model kanvas. Saat berhasil membangun 4 cabang setiap 8 bulan, saya merasa sangat percaya diri dan bangga luar biasa. Omset penjualan tumbuh luar biasa. Seiring dengan itu hutangnya juga tumbuh...

Oleh: Adib Munajib *) Mempelajari karakter dan kompetensi hewan jauh lebih mudah dibanding mempelajari karakter dan kompetensi manusia, karena karakter dan kompetensi hewan itu statis, tidak seperti manusia yang dinamis mudah berubah dan bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan dan keadaan. Ada beberapa karakter manusia yang keras dan...

Oleh: Adib Munajib *) Beberapa kali saya membuat tulisan tentang, Apa itu karakter dan kompetensi? Kenapa harus karakter dan kompetensi? Dalam kesempatan ini saya ingin menulis, Bagaimana cara menerapkan karakter dan kompetensi dalam bisnis ritel? Berikut langkah-langkahnya: 1. Dalam bisnis ritel kita harus mencari siapa yang akan...

Oleh: Tim Redaksi AMRI Tulisan bang Aas tentang Resiko Buka Toko Berbasis Hutang Bank membongkar pengalaman para Mentor AMRI untuk berbagi kiat merubah keterpurukan menjadi titik balik bisnisnya. Menurut bang Hadi, mentor pakar di bidang pelayanan, keterpurukan itu bukan kegagalan. Hanya seperti orang yang terjungkal. Pilihannya hanya...

Oleh: Tim Redaksi AMRI Kapan saat menciptakan titik balik? Suhu Wan dalam diskusi dengan para mentor menjelaskan, "Titik balik mental, dari down ke move on, tidak selalu berhubungan langsung dengan kondisi keuangan. Bisa terjadi disaat minus, di saat nol atau bahkan di saat keuangan surplus sekalipun." Bang...