Social Links
AMRI | Artikel Mentor
348
archive,paged,category,category-artikel-mentor,category-348,paged-11,category-paged-11,vcwb,ajax_fade,page_not_loaded,,side_area_uncovered_from_content,qode-theme-ver-10.0,wpb-js-composer js-comp-ver-5.0.1,vc_responsive
 

Oleh: Adib Munajib *) Beberapa kali saya membuat tulisan tentang, Apa itu karakter dan kompetensi? Kenapa harus karakter dan kompetensi? Dalam kesempatan ini saya ingin menulis, Bagaimana cara menerapkan karakter dan kompetensi dalam bisnis ritel? Berikut langkah-langkahnya: 1. Dalam bisnis ritel kita harus mencari siapa yang akan...

Oleh: Tim Redaksi AMRI Tulisan bang Aas tentang Resiko Buka Toko Berbasis Hutang Bank membongkar pengalaman para Mentor AMRI untuk berbagi kiat merubah keterpurukan menjadi titik balik bisnisnya. Menurut bang Hadi, mentor pakar di bidang pelayanan, keterpurukan itu bukan kegagalan. Hanya seperti orang yang terjungkal. Pilihannya hanya...

Oleh: Tim Redaksi AMRI Kapan saat menciptakan titik balik? Suhu Wan dalam diskusi dengan para mentor menjelaskan, "Titik balik mental, dari down ke move on, tidak selalu berhubungan langsung dengan kondisi keuangan. Bisa terjadi disaat minus, di saat nol atau bahkan di saat keuangan surplus sekalipun." Bang...

Oleh: Nasrulloh *) Sesungguhnya ilmu itu datangnya dari Allah. Sesungguhnya petunjuk itu datangnya dari Allah. Inilah keyakinan pertama dalam mengarungi hidup. Barang siapa yang bertakwa maka Allah akan menyempurnakan dan memperbaiki urusannya. Memberikan jalan keluar yang tak dsangka-sangka. Bahkan dalam skala bernegara pun, bila penduduk bumi bertakwa...

Oleh: Nasrulloh *) Mengapa panglima perang selalu menemukan taktik dan gerakan untuk mengalahkan lawan? Nilai inti yang terpatri pada setiap diri pasukan. Itulah kuncinya. Nilai inti yang terpatri dalam jiwa setiap yang terlibat dalam bisnis kitalah yang akan menggerakan roda bisnis, strategi dan solusi. Setelah nilai inti ditemukan....

Oleh: Nasrulloh *) Saat saya membedah sebuah bisnis. Sang pemilik bisnisnya bingung. bisnisnya untung tapi bingung bayar gaji dan hutang dagang? Uangnya lari kemana? Yang harus dipahami, bisnis untung belum tentu memiliki uang cukup. Karena itu, mengelola bisnis bukan sekedar mencari untung tetapi juga mempercepat uang menjadi...

Oleh: Nasrulloh *) Cara untuk meningkatkan cash inflow adalah mempercepat cash menjadi cash. Caranya: 1. Mempercepat perputaran persediaan; 2. Mempercepat perputaran piutang; 3. Mempercepat pengelolaan uang fisik; 4. Segera setor ke bank. Setelah itu buat beragam program aksi. Bagaimana mempercepat perputaran persediaan? 1. Tentukan suplier yang terpercaya; 2. Purchase Order untuk jumlah item...

Oleh: Nasrulloh *) Uang keluar bukan sekedar buang uang tetapi: 1. Menjaga value bisnis dan kepuasan konsumen 2. Meningkatkan value bisnis dan kepuasan konsumen. 3. Meningkatkan volume kapasitas value dan kepuasan konsumen. Dengan filosofi ini, uang yang dikeluarkan menjadi pendongkrak bisnis kita. Ini yang harus ditanyakan ketika berniat, merencanakan dan membudgetkan...

Oleh: Maryono *) Apapun bisnisnya harus memiliki chasis, seperti pada kendaraan chasis berfungsi meredam gejolak, getaran bahkan hantaman dijalan hingga tetap stabil dan nyaman dikendarai. Pada dasarnya bisnis chasis ada 3, yaitu; pelanggan, jumlah transaksi dan margin. Jika ingin menaikkan kinerja bisnis dan keuntungan kita tinggal tingkatkan...

Oleh: Nasrulloh *) Bisnis yang bisa mengisi ruang jiwa. Bukan rekening bank atau dompet. Bisnis yang bisa menghidupkan hati bukan kegelapan hari dengan obsesi tumpukan dunia. Bisnis yang memberikan warna hidup. Bukan memeras kehidupan untuk keserakahan. Bisnis yang membuat orang tersenyum karena menikmati value, bukan terkuras dengan...