Social Links
AMRI | hutang
474
archive,tag,tag-hutang,tag-474,vcwb,ajax_fade,page_not_loaded,,side_area_uncovered_from_content,qode-theme-ver-10.0,wpb-js-composer js-comp-ver-5.0.1,vc_responsive
 

Oleh: Ahmad Ali Saefudin *) Saya merasa perlu untuk menghubungkan semua tulisan saya yang berpusat pada bisnis model kanvas. Saat berhasil membangun 4 cabang setiap 8 bulan, saya merasa sangat percaya diri dan bangga luar biasa. Omset penjualan tumbuh luar biasa. Seiring dengan itu hutangnya juga tumbuh...

Oleh: Ahmad Ali Saefudin *) Saya merasa perlu untuk menghubungkan semua tulisan saya yang berpusat pada bisnis model kanvas. Saat berhasil membangun 4 cabang setiap 8 bulan, saya merasa sangat percaya diri dan bangga luar biasa. Omset penjualan tumbuh luar biasa. Seiring dengan itu hutangnya juga tumbuh...

Oleh: Nasrulloh dan Tim Redaksi AMRI *) Tulisan ini hanya memaparkan obrolan Suhu Wan dan Bang Adib dalam sebuah diskusi di Telegram. Temanya bagaimana membesarkan bisnis tanpa hutang bank? Pengalaman Bang Adib. Perusahaan besar selalu membangun bisnisnya dengan hutang bank. Banyak kasus, bisnis yang mengedepankan otak kanan...

Oleh: Adib Munajib *) Saya mengenal istilah gaya hidup tanpa hutang (debt free living) dari Uda Roni Yuzirman (Founder TDA). Pengalaman saya bekerja di beberapa perusahaan swasta nasional, semuanya berhutang di bank sebagai modal usahanya. Rata-rata ketika terjadi krisis CEOnya meyakinkan ke jajaran manajemennya bahwa DER (Debt to...