25 Okt Sarinah akan Gandeng e-Commerce
JAKARTA, Ritelnews.com – Presiden Joko Widodo memilih pengusaha Erick Thohir sebagai Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Jokowi berharap kehadiran Erick Thohir bisa membuat BUMN ekspansi ke pasar global. Lalu apa pandangan Erick Thohir mengenai peta persaingan bisnis di era digital saat ini?
Erick Thohir menilai bisnis yang dijalankan BUMN saat ini harus ramah teknologi. Menurutnya, perusahaan BUMN mau tak mau mesti berkolaborasi dengan sistem digital dalam pemasaran produk. Jika tidak, kata Erick, perusahaan BUMN bisa kehilangan laba.
Ia mencontohkan PT Sarinah (Persero). Sarinah merupakan perusahaan milik negara yang bergerak di bidang ritel. Menurut Erick, model bisnis seperti Sarinah sudah ketinggalan zaman. Selama ini Sarinah menjajakan produknya secara offline.
“Kita masih jual ritel seperti old days. Ya enggak bisa,” ujar Erick di Kementerian BUMN, Rabu (23/10/2019) dilansir Kompas.com. Bagi Erick, di era e-commerce seperti sekarang ini, Sarinah harus beradaptasi. Bukan dengan merubah Sarinah menjadi perusahaan e-commerce, melainkan berkolaborasi dengan e-commerce yang sudah ada.
Erick beranggapan jika Sarinah membuat perusahaan e-commerce akan kalah bersaing dengan e-commerce yang sudah mapan. Karena itu, yang paling tepat menurut pendiri Mahaka Group ini adalah kerja sama dengan e-commerce. Tokopedia, salah satunya.
Erick mengutarakan e-commerce seperti Tokopedia memerlukan gudang. Kebutuhan akan gudang itulah yang dipenuhi Sarinah. Untuk distribusi barang, Erick mengatakan, bisa merangkul perusahaan BUMN lain yaitu PT Pos Indonesia.
Sarinah sudah berbenah dalam menghadapi persaingan dengan e-commerce. Salah satu strateginya adalah dengan mempercantik produk display dan rajin menggelar event. Cara ini ditempuh untuk menarik minat konsumen. Selain itu, Sarinah juga membuka pusat kuliner.
Penulis: Reza Gautama
Editor: Tim Admin AMRI
Sumber: Kompas.com
No Comments