Social Links
AMRI | Prospek Pengembang Properti Ritel di Indonesia
20075
post-template-default,single,single-post,postid-20075,single-format-standard,vcwb,ajax_fade,page_not_loaded,,side_area_uncovered_from_content,qode-theme-ver-10.0,wpb-js-composer js-comp-ver-5.0.1,vc_responsive
 

Prospek Pengembang Properti Ritel di Indonesia

JAKARTA, Ritelnews.com – Persaingan antara usaha ritel fisik dengan bisnis online mulai memakan korban. Beberapa perusahaan ritel fisik bertumbangan akibat dihajar bisnis online yang menjamur. Ini tentu berdampak pada kebedaraan properti ritel fisik.

Banyak ruang-ruang ritel di pusat perbelanjaan yang akhirnya tutup. Ini membuat para pengembang properti ritel kesulitan. Direktur Marketing & Sales Pollux Properties Maikel Tanuwudjaja mengakuinya. “Keberadaan bisnis online membuat sulit pengembangan properti ritel,” paparnya dilansir dari Bisnis.com Rabu (2/10/2019).

Menurut dia mesti ada strategi baru yang dijalankan oleh pengembang properti ritel agar tetap bisa bertahan. Salah satunya adalah dengan memperbanyak ruang penyewaan untuk ritel di bidang makanan dan minuman.

Maikel mengatakan, orang saat ini lebih senang datang ke mal atau pusat perbelanjaan untuk sekadar ngumpul, ngobrol. Karena itu, lanjut dia, ruang bagi bisnis makanan dan minuman bisa menjadi wadah komunitas ngumpul.

Jika ruang penyewaan properti lebih banyak diisi dengan produk fashion, menurut Maikel, akan kalah bersaing dengan bisnis daring. Ini dikarenakan, berbelanja baju via online lebih mudah, cepat dan praktis dibanding harus datang ke mal. “Kalau beli online, pembeli tidak harus capek-capek macet-macetan di jalan, cari parkir, antre bayar di kasir dan hal-hal lain yang membuat ribet saat berbelanja di pusat perbelanjaan,” ucap dia.

Pengembang PT Sirius Surya Sentosa optimistis ruang penyewaan ritel masih memiliki prospek. PT Sirius Surya Sentosa memiliki proyek Vasanta Innopark. Menurut pihaknya, agar ruang properti ritel tetap terisi maka perlu membaca kebutuhan pasar.

“Perlu sesuatu yang unik agar orang tertarik datang,” ujar Sales & Marketing PT Sirius Surya Sentosa Suranto Tjhai. Menurut dia, properti miliknya tidak hanya menyediakan pusat perbelanjaan tapi juga ada apartemen, hotel dan perkantoran. Konsep ini kata dia, seperti Japanese Night Market dengan membuat shopping street.

Penulis: Reza Gautama
Editor: Tim Admin AMRI
Sumber: Bisnis.com

DPP AMRI
dppamri@gmail.com
No Comments

Post A Comment