Social Links
AMRI | bisnis offline, bisnis online, ritel
bisnis offline, bisnis online, ritel
bisnis offline, bisnis online, ritel
18122
post-template-default,single,single-post,postid-18122,single-format-standard,vcwb,ajax_fade,page_not_loaded,,side_area_uncovered_from_content,qode-theme-ver-10.0,wpb-js-composer js-comp-ver-5.0.1,vc_responsive
 

Pilih Offline atau Online?

Oleh: Muhamad Alamudi

Assalamu’alaikum, salam sejahtera untuk kita semua.

ketika ingin menjalankan suatu bisnis, ada dua pilihan metode bisnis yang dapat kita gunakan, pertama berbisnis secara offline, berbisnis secara online atau kombinasi antara keduanya.
Mana yang lebih baik? bisnis offline atau online? Tidak dapat dikatakan yang satu lebih baik dari yang lain, karena masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri.
Bila pilihan kita jatuh ke bisnis offline artinya kita terjun ke bisnis yang mengedepankan penampilan fisik, seperti tampilan toko/outlet, pemilihan lokasi yang strategis, pengaturan tata letak barang, promo yang menarik konsumen utk datang ke toko kita, dan penguasaan karakter produk, barang mana yang cepat lakunya (fast moving), lambat (slow moving), sampai barang yang mandeg penjualannya alias dead stock, belum lagi menangani tingkah laku karyawan yang beragam, di sanalah seninya berbisnis yang penuh warna, tantangan, resiko dan tentunya penghasilan tanpa batas.
Pada bisnis offline, pemilihan lokasi outlet/toko menjadi hal yang utama karena berkaitan dengan segmen pelanggan (customer segment) yang ingin kita layani, pilihan lokasi harus sesuai dengan produk yang kita jual, bila kita menjual produk premium, seperti hp iphone 7 contohnya, akan lebih cocok bila dijual di tempat yang premium, dimana golongan masyarakatnya memiliki daya beli yang tinggi, begitu pula sebaliknya bila produk yang kita jual tidak terlalu mahal, misalnya hp china evercoss atau advan yang harganya dibawah 1 juta, pilihan tempat yang di huni oleh mayoritas golongan masyarakat menengah kebawah lebih cocok dengan produk tersebut.
mengutip perkataan Suhu Wan mengenai kiat sukses berbisnis offline, beberapa hal paling penting yang harus kita pahami antara lain:
1. Monopoli, maksudnya monopoli disini adalah monopoli dalam arti yang positif, dimana bisnis kita memiliki pembeda yang signifikan dengan bisnis lainnya yang sejenis, “Temukan Monopoli bisnis anda, dijamin bisnis anda akan sukses, ” bila ingin memenangkan persaingan Jangan kita Bersaing, jadikanlah persaingan menjadi suatu yang tidak relevan, ciptakan lah samudera biru, demikian kata Kim dan Mauborgne (2005) dalam buku mereka Blue Ocean Strategy.
2. Memahami Perputaran stock atau Inventory Turn Over (ITO) dari barang-barang yang kita jual di toko, sehingga kita dapat mengetahui dengan akurat mana saja stok yang fast moving, slow moving, bahkan stok yang mati (dead atock), dengan demikian kita dapat meng effisienkan belanja dengan hanya memaksimalkan stok yang cepat lakunya dan menimalkan belanja stok yang kurang laku, perlu dicatat…sedikit ya bukan tidak membeli sama sekali stok yg perputarannya lambat, karena kalau kita hanya menjual barang-barang yang fast moving, niscaya varian produk di toko kita jadi kurang lengkap yg akhirnya akan mempengaruhi minat konsumen berbelanja (hukum pareto stock 20:80). ITO sendiri di dapatkan dengan membagi total stock yang kita miliki dengan omset (penjualan) toko kita setiap harinya
ITO = Total Stock
Omset perhari
3. Memahami bagaimana cara meledakkan penjualan di bisnis kita, antara lain dengan menciptakan calon pelanggan (1) sebanyak-banyaknya, kemudian menaikkan tingkat konversi (2) dari calon pelanggan menjadi pelanggan, meningkatkan frekuensi kunjungan mereka ke toko kita dengan aneka penawaran promo dan diskon yang menarik (3) dan meningkatkan nilai pembelian konsumen dengan memperbanyak varian stok barang yang kita jual (4), terakhir keuntungan akan kita peroleh dengan menetapkan besaran margin (5) keuntungan dari tiap-tiap produk.

Ingin memahami lebih dalam mengenai bisnis retail?
Mari bergabung di komunitas AMRI (Asosiasi Masyarakat Retail Indonesia), groupnya para pejuang retail yang militan mambantu para pelaku UKM meningkatkan performa bisnisnya.

Silahkan sahabat2 UKM menjawab pertanyaan berikut:

1. Nama lengkap?
2. Alamat lengkap?
3. Bisnis saat ini yang dijalankan?
4. Motivasi ingin gabung AMRI?
5.

Nama yg merefferensikan?
6. Bersedia menyerahkan FC KTP?
7. Bersedia aktif di group dan taat peraturan AMRI untuk bersama2 belajar ritel dibawah asuhan suhu Wan MH?
8. Nomor WA & Telegram?NOTE :
Silahkan jawaban-jawaban pertanyaan tersebut diatas dikirim melalui ADMIN AMRI UNIVERSITY:
> bang Taufik No WA: 085643032070
> bang Fardi No WA: 081390052417

Suhu Wan MH
95ropi@gmail.com
No Comments

Post A Comment