08 Feb PENTINGNYA ITO DI BISNIS
Oleh: Fardi Hidayat *)
Apa itu ITO ? Inventory Turnover.
Rumusnya, stock dibagi penjualan harian.
Katanya ITO ini susah atau bikin pusing. Tapi berbeda bagi saya. ITO ini ilmu yang paling disukai. Karena berhubungan dengan perhitungan.
Sudah pasti yang dihitung itu omset. Siapa pebisnis yang tidak suka menghitung omset ? Uang di laci toko. hehehe…..
Contohnya bisnis saya. Stok di toko saya 80jt. Omset perbulan 120jt. Jadi berapa ITOnya ? Gunakan rumus di atas.
Stok dibagi omset per hari. Cari dulu omset per hari. 120 jt dibagi 30 hari. Hasilnya 4 jt. Setelah dapat omset per hari 4 jt. Stok 80 jt dibagi
omset per hari 4jt. Hasilnya 20 hari. 20 hari inilah yang disebut ITO.
Dari ITO ini juga kita bisa mengetahui beberapa hal. Dalam bisnis ritel ada yang disebut :
1. Fast Moving
2. Slow Moving
3. Over Stock
4. Dead Stock
Saya akan coba terangkan satu persatu :
1. Fast Moving. Yaitu barang yang putaran cepat. Lakunya cepat. Dari ITO di atas kita bisa diketahui, apa barang yang putarannya cepat ?
Contohnya lagi, jual kaos polos 60 potong per bulan. Sedangkan celana jeans jual 8 potong perbulan. Nah barang fast moving, kaos polos, tidak boleh kosong stocknya. Sedangkan yang slow moving, celana jeans, tidak boleh berlebih.
2. Slow Moving. Yaitu barang yang putarannya lambat seperti celana jeans di atas dan tidak boleh stoknya berlebih.
3. Over Stock. Yaitu kelebihan stok? stokya terlalu banyak. Barang yang lakunya lambat, tapi stoknya terlalu banyak.
4. Dead Stock. Yaitu barang yang stoknya banyak, berlebih, tapi tidak laku dalam waktu yang lama.
Suhu Wan pernah mengatakan beliau pernah bangkrut. Penyebabnya adalah dead stock.
Jadi Inilah pentingnya ITO.
Salam 5 Jari
*) Penulis adalah Mentor AMRI
No Comments