10 Okt Penjualan Ritel Tumbuh Melambat di Agustus
JAKARTA, Ritelnews – Bank Indonesia (BI) mengeluarkan data terbaru mengenai angka penjualan di sektor ritel. Dari data yang dirilis BI, diketahui penjualan ritel selama bulan Agustus 2019, tumbuh. Namun pertumbuhannya melambat dibanding Juli.
Data BI menyebutkan, penjualan ritel di bulan Agustus hanya tumbuh 1,1 persen year-on-year (YoY). Persentase ini naik tipis dibanding bulan Juli. Pada Juli lalu, persentase penjualan ritel sebesar 2,4 persen YoY.
Menurut laporan BI, tumbuhnya penjualan ritel di bulan Agustus ditopang beberapa barang. Yaitu kelompok suku cadang dan aksesori. Dua kelompok barang ini menurut BI tumbuhnya sangat pesat di Agustus.
Kelompok lain yang juga tumbuh adalah perlengkapan rumah tangga seperti barang elektronik dan perabot rumah tangga. “Barang elektronik ini selain audio/video,” sebut laporan BI yang dirilis Rabu (9/10/2019) dilansir dari cnbcindonesia.com.
Diketahui pertumbuhan penjualan ritel memang melambat setelah bulan Mei. Pada bulan Juni, penjualan ritel mengalami kontraksi. Biarpun terus melambat, namun BI memperkirakan ada perbaikan di September.
Prediksi BI penjualan ritel di September tumbuh di angka 2,1 persen YoY. Pertumbuhan ini menurut BI dikarenakan tingginya penjualan di kelompok perlengkapan rumah tangga , makanan minuman dan tembakau. “Pertumbuhan di kelompok itu sekitar 9,4 persen dan 2,7 persen,” tulis BI.
Data BI menyebutkan, pertumbuhan penjualan ritel di kuartal III tahun 2019 memang melambat dibanding kuartal sebelumnya. Pada kuartal III tahun ini hanya tumbuh 1,8 persen YoY. Sementara pada kuartal sebelumnya 4,6 persen.
Penyebab melambtnya penjualan ritel pada kuartal III tahun ini karena adanya penurunan dari sektor pengeluaran. Utamanya adalah di sektor bahan bakar yang menurun 6,6 persen YoY juga budaya dan rekreasi turun 6,8 persen YoY.
Penulis: Reza Gautama
Sumber: cnbcindonesia.com
No Comments