Social Links
AMRI | PEMBERDAYAAN YANG MEMBERDAYAKAN
19203
post-template-default,single,single-post,postid-19203,single-format-standard,vcwb,ajax_fade,page_not_loaded,,side_area_uncovered_from_content,qode-theme-ver-10.0,wpb-js-composer js-comp-ver-5.0.1,vc_responsive
 

PEMBERDAYAAN YANG MEMBERDAYAKAN

Oleh: Bang Yani YESS

Selama dua puluh tahun di dunia pemberdayaan. Salah satu hal yang saya pelajari dari lapangan adalah tidak semua kegiatan pemberdayaan itu memberdayakan. Justru banyak yang melumpuhkan. Melumpuhkan keswadayaan masyarakat.

Ambil contoh. Program-program pengentasan kemiskinan pemerintah maupun lembaga swadaya masyarakat yang ada. Sangat karitatif. Memberi modal. Melatih. Mendampingi. Dan saat ditinggal lantas mati.

Maka memilih orang yang menjadi sasaran adalah penting. Kata Suhu Wan, “Orang dulu baru sistem.” Maka saya sering menabrak Juknis dari kantor saat menjadi Grant Manager dulu.

Alih alih melakukan sosialisasi terbuka tentang program bantuan. Saya memilihi melakukan operasi senyap. Berjalan dari satu kampung ke kampung lain untuk menemukan berlian berlian. Siapakah berlian itu?

Berlian berlian itu adalah orang orang yang tangguh, yang tidak ada program bantuan dia tetap berjuang. Apakah cukup hanya itu ? Tentu tidak. Dia haruslah orang yang mau belajar untuk mengembankan dirinya.

Alhamdulillah cara itu cukup berhasil dengan munculnya pahlawan-pahlawan keluarga di beberapa daerah.

Dulu belum tahu bahwa prestasi itu sungguh tidak ada apa apanya dibanding apa yg dicapai bapak ibu sekalian di komunitas bisnis hehe.

Jadi pemberdayaan yang memberdayakan bisa saya ibaratkan seperti memberikan minum pada orang yang kehausan.

(Bersambung)

Salam 5 Jari

*) Penulis adalah Mentor Nasional AMRI dan Ketua AMRI Foundation

DPP AMRI
dppamri@gmail.com
No Comments

Post A Comment