30 Jul LEADERSHIP DAN MANAJEMEN DALAM MENGEMBALAKAN KAMBING
Oleh: Nasruloh*)
Pekerjaan mengembala ternak, pekerjaan para nabi dan rasul seperti Musa, Daud, Isa alaihimussalam. Rasulullah saw bersabda, “Semua nabi pernah mengembala ternak. Allah tidak mengutus seorang nabi melainkan dia pernah mengembala ternak.”
Sahabat kemudian bertanya, “Anda sendiri bagaimana Rasulullah?” Beliau menjawab, “Aku dulu mengembalakan kambing penduduk Makkah dengan upah beberapa qirath.”
Dr Muhammad Shalabi menjelaskan bahwa mengembala ternak memerlukan keahlian leadership dan manajemen yang baik. Para pengembala harus mampu mengarahkan ternaknya ke padang gembalaan yang subur dengan rumput menghijau.
Disamping itu, mereka juga harus mengendalikan hewan ternaknya agar tidak tersesat. Melindungi ternaknya dari berbagai gangguan seperti dari hewan pemangsa dan pencuri. Semua ini fungsi kepemimpinan dan manajemen. Latarbelakang ini memang digariskan untuk para Nabi dan Rasul.
Dr Muhammad Syafii Antonio meringkas filosofi ini ke dalam 5 fungsi leadership Pengembala :
1. Path-finding, mencari padang gembalaan yang subur
2. Directing, mengarahkan dengan menggiring ternak ke padang gembalaan
3. Controlling, mengawasi agar tidak tersesat atau terpisah dari kelompoknya
4. Protecting, melindungi dari hewan pemangsa dan pencuri
5. Reflecting, perenungan alam, manusia dan Tuhan
Jadi bukan sebuah kebetulan bila peran kenabian diamanahkan pada mereka yang sudah dididik dan disiapkan Allah melalui filosofi pengembalaan ternak.
Salam 5 Jari
*) Penulis adalah Mentor Nasional AMRI dan Owner Baksolahar
Referensi:
Muhammad Super Leader Super Manager, Dr Muhammad Syafii Antonio (Mio Gwan Chung), Tazkia Multimedia, Oktober 2007
No Comments