14 Nov INGIN MENANG PERSAINGAN ???, JANGAN BERSAING!!! (bagian 1)
Oleh : Muklis Syofian
Mungkin abang dan non bingung dengan judul di atas, iya kalau kita ingin menang di sebuah persaingan usaha, maka kita jangan BERSAING secara langsung, karena
bersaing secara langsung akan membuat energi dan modal kita akan terbuang percuma, persaingan langsung akan merugikan semua pihak pelaku usaha, bahkan bisa saling mematikan usaha lain yang sejenis, selain itu persaingan secara langsung di butuhkan modal yang besar untuk bertahan.
Agar tidak BERSAING secara langsung, di butuhkan analisa dan survey kekuatan serta kelemahan dari pesaing, agar bisa membuat strategi yang tepat dan efisien di usaha kita.
Beberapa cara agar kita tidak langsung bersaing, diantaranya:
1. Membuat promo yang tidak mudah di tiru pesaing.
2. Mencari dan menyediakan kebutuhan konsumen yang tidak ada di pesaing.
3. Lokasi yang belum di ada pesaing tetapi ada konsumennya.
4. Memberikan pelayanan yang berbeda dan lebih dari pesaing.
Sekitar awal tahun 2002, sy pernah buka konter hp dan pulsa didepan kampus, awal buka belum begitu banyak pedagang konter hp dan pulsa, setelah 1 tahun jalan, ada pesaing buka di sebelah konter hp sy, mereka jual pulsa banting harga alias untung tipis, karena sebelahan akhirnya sy ikuti harga mereka, sampai satu titik harga pulsa tadi hanya dapat margin Rp. 0,-.
Alhasil semua konter hp dengan radius 3 kilo meter dari konter kami banyak yang komplain, bahkan ada beberapa yang tutup.
Karena tidak mungkin selamanya bersaing terus, akhirnya saya ganti strategi dengan memberikan bonus2, harga dan margin saya naikkan sedikit.
Di lokasi tersebut ada beberapa usaha saya yang lain, ada rental studio band dan rental komputer, dengan ada beberapa usaha lain tadi, akhirnya saya buat promo ” Setiap pembelian Pulsa 10 x, gratis 15 menit di studio band”, atau ” Gratis rental komputer 30 menit “.
Karena promo tadi banyak teman2 mahasiswa, khususnya anak band yang belanja pulsa ke konter saya, dan juga mahasiswa yang pengen rental komputer, karena dulu harga komputer mahal, sehingga banyak yang rental. Mereka kumpulkan kupon gratis rental studio atau komputer, setelah cukup baru di tukar.
Membuat paket promo dengan menggabungkan beberapa usaha (studio & rental komputer) tadi membuat usaha yang tergabung dalam promo, ikut menaikkan pendapatan usaha tersebut bukan hanya konter hp.
Karena promo yang sulit di ikuti pesaing, akhirnya banyak teman mahasiswa yang belanja di konter hp saya, dan saya tidak merusak harga pasaran pulsa hp.
Bagaimana dengan strategi lainnya?, silahkan baca tulisan berikutnya…
*Mentor AMRI, Owner SIAGA Grup, tinggal di Pekanbaru.
Baca ratusan tulisan khusus tentang ilmu-ilmu Ritel lainnya di:
www.ritelnews.com
telegram.me/ritelnews
telegram.me/amrimall
No Comments