15 Feb FOKUS PADA KETIDAKFOKUSAN
Oleh: Anangsujana *)
Jika ada yang bertanya, apakah kita fokus dalam berbisnis? Jawabnya, fokus terhadap ketidakfokusan !
Kita boleh fokus menjalankan bisnis tapi tetap “tidak fokus” dengan melihat berbagai peluang terkait bisnis kita. Mengapa? Karena bisnis itu dinamis…
Kebiasaan ini membuat saya berani mengerjakan berbagai hal. Bekerja sambil berbisnis, usaha limbah boneka lalu buka toko boneka, sampai kemudian memproduksi dan menjual sistem pemasarannya.
Fokus dalam ketidakfokusan, berarti kita harus terus bergerak. Jangan memberikan kesempatan pada diri untuk berhenti atau ragu. Yang menghambat perkembangan bisnis kita adalah sikap ragu dan memberikan kesempatan bagi diri untuk berhenti.
Contoh lain, memproduksi boneka atau menjual boneka. Ada saatnya mengikuti trend dan ada saatnya kita menciptakan trend.
Sekali lagi, bisnis itu dinamis. Kita tidak perlu terlalu idealis dengan berusaha menjadi yg pertama dan satu satunya. Kalau memang satu bisnis sedang trend, kita bisa menirunya dengan berbagai modifikasi, sehingga kekhasan kita muncul.
Akan tetapi, terus menjadi follower juga akan menghambat bisnis karena itu berarti kita hanya menunggu trend terjadi. Karena itulah inovasi, kejelian, dan berani memulai menciptakan trend penting dalm berbisnis.
Kuncinya, bukan konsumen yg menentukan apa yg ingin dibeli. Tapi produsenlah yg kemudian “memaksa” konsumen untuk membeli.
Mengapa? Karena kitalah yg mengetahui baik tidaknya kualitas suatu produk, sehingga kita bisa memuaskan konsumen. Ingat! Pembeli bukanlah raja, melainkan partner….bingung ya? Haha…
Sebagi contoh, saat booming boneka bantal emoticon , konsumen ramai mencari berbagai boneka bantal emot dengan jenis bahan Veltboa. Akan tetapi, keterbatasan bahan baku dan stok menipis, membuat Saya kemudian mengganti bahan veltboa dengan nylex yang relatif lebih murah.
Maka, tugas berikutnya ialah meyakinkan konsumen bahwa boneka emot berbahan nylex tidak kalah kualitasnya dengan veltboa. Apa lagi harganya lebih murah…. Karena nggak punya pilihan lain, “Beli emot bahan nylex atau tidak bisa jualan emot?” Haha (monopoli trend produk).
Peristiwa tersebut membuktikan bahwa pedaganglah yg membuat trend. Jika fokus mengikuti keinginan satu persatu konsumen, tentunya kita akan kewalahan. Sadari bahwa kita tdk bisa memuaskan semua konsumen.
Yang terpenting buatlah produksi barang yg terbaik, agar dapat memaksimalkan pemenuhan kepuasan konsumen sebanyak banyaknya.
Fokus terhadap ketidakfokusan saya lakukan sejak kali pertama saya menggeluti usaha produksi boneka. Jika kita yakin, lakukanlah! Jangan biarkan ketakutan membuat kita menunda.
Jadi, fokuslah pada ketidakfokusan berbeda dengan “gampang bosan”. Intinya, kita tidak boleh membatasi diri dari kesempatan yg datang.
Jangan hanya karena fokus terhadap satu bidang, akhirnya kita mengabaikan kesempatan kesempatan emas yg datang menghampiri kita.
Sukses untuk semua
Salam 5 jari Amri
*) Penulis adalah Mentor Nasional AMRI
No Comments