Social Links
AMRI | Dihantam Aksi Unjuk Rasa, Pengusaha Ritel Berharap Tak Seperti Hong Kong
20027
post-template-default,single,single-post,postid-20027,single-format-standard,vcwb,ajax_fade,page_not_loaded,,side_area_uncovered_from_content,qode-theme-ver-10.0,wpb-js-composer js-comp-ver-5.0.1,vc_responsive
 

Dihantam Aksi Unjuk Rasa, Pengusaha Ritel Berharap Tak Seperti Hong Kong

JAKARTA, Ritelnews.com – Bisnis ritel di Hong Kong dihantam badai demonstrasi. Aksi unjuk rasa berlarut-larut membuat penjualan ritel di Hong Kong turun tajam. Kondisi ini membuat khawatir para pelaku usaha ritel di tanah air.

Ini dikarenakan, Indonesia juga sedang dihadapi dengan aksi-aksi unjuk rasa yang berakhir rusuh. Pelaku usaha ritel tak ingin nasib Indonesia seperti para pebisnis ritel di Hong Kong. “Demo akhir-akhir ini yang eskalasinya semakin meningkat mengkhawatirkan dunia bisnis,” ujar Ketua Umum Asosiasi Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) Stefanus Ridwan dilansir dari cnbcindonesia.com Rabu (2/10/2019).

Data menunjukkan IHS Markit, adanya penurunan indeks manager pembelian (Purchasing Manager’s Index/ PMI) Hong Kong. Pada Juli PMI Hong Kong berada di angka 43,8. Jumlah ini merosot pada Agustus yang menyentuh angka 40,8.

Penurunan indeks PMI di Hong Kong disebut sebagai penurunan paling tajam sektor swasta sejak Februari 2009. “Ekonomi Hong Kong pada kuartal ketiga bermain-main dengan resesi,” kata Bernard Aw, Ekonom Utama di IHS Markit, seperti dilansir dari CNBC Internasional.

Pada ajang Council of Asian Shopping Centers (CASC) atau forum pusat perbelanjaan di Asia yang berlangsung 10-12 di Kuala Lumpur, Malaysia, para pengusaha mal Hong Kong menyampaikan keluhan.

Menurut mereka, penjualan ritel di mal-mal anjlok hampir 20 persen akibat merosotnya kunjungan turis ke Hong Kong. Melihat situasi ini, Ketua Umum Asosiasi Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) Stefanus Ridwan, berharap aksi demo di tanah air tidak berakhir rusuh.

“Aksi demo yang berakhir ricuh dan berlangsung jangka panjang bisa berdampak buruk bagi usaha ritel,” paparnya. Pengusaha mal sudah mengantisipasi jika aksi demo terus berlanjut. Ridwan mengatakan, pihaknya sudah meningkatkan pengamanan internal dan berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk meningkatkan keamanan.

Penulis: Reza Gautama
Sumber: cnbcindonesia.com

DPP AMRI
dppamri@gmail.com
No Comments

Post A Comment