17 Mar DAYA UNGKIT NET PROFIT
Di tengah penyehatan bisnis, saya mengutak-atik net profit. Ini penting, sebab operasional bisnis tak lagi mengandalkan modal dari Bank maupun Investor.
Dahulu net profit diabaikan, karena mampu bertahan dengan modal dari Bank. Kini sejak mengandalkan net profit, saya bertindak hati-hati. Jangan sampai pengeluaran dan sisa cicilan saya menggerus net profit.
Beberapa produk diperbaiki marginnya. Sumber daya yang tidak efisien mulai dipangkas. Differensiasi juga dilakukan dengan produk-produk yang relevan dengan market share.
Alhamdulillah net profit tumbuh lebih dari 15% sejak perbaikan mind set ritel. Ini harapan dan sudah luar biasa.
Ke depan jika ada yang diperbaiki lagi akan menyumbang tambahan net profit dengan target 10 persen. Lumayan, misalnya mencari suplier yang lebih murah dari sebelumnya tanpa terjebak pada kesulitan cashflow.
Sebenarnya cukup bahaya jika belanja produk dengan tunai sebelum cashflow sehat. Pelan tapi pasti harus ada perubahan yang terkontrol agar net profit yang dikejar tidak mengorbankan cashflow.
Apa yang kulakukan dengan net profit yang tumbuh luar biasa? Agendanya, nett profit digunakan untuk melunasi hutang atau mempercepat pelunasan hutang. Sebagian lain digunakan sebagai tambahan modal. Suatu saat diagendakan untuk investasi.
Bagaimana dengan kawan-kawan? Net profitnya digunakan buat apa?
Salam 5 Jari
*) Penulis adalah Mentor AMRI
No Comments