Social Links
AMRI | CARA MELEDAKKAN BISNIS DENGAN MENCIPTAKAN KERAMAIAN
16754
post-template-default,single,single-post,postid-16754,single-format-standard,vcwb,ajax_fade,page_not_loaded,,side_area_uncovered_from_content,qode-theme-ver-10.0,wpb-js-composer js-comp-ver-5.0.1,vc_responsive
 

CARA MELEDAKKAN BISNIS DENGAN MENCIPTAKAN KERAMAIAN

Saya lanjutkan cerita rumah makan di palembang yang tadi ramai…yg buat penasaran kan? mau tahu kan kenapa ramai? masakan enak, tapi menurut saya banyak yang lebih enak.. harga standar.. pelayanan standar.. lokasi memang ramai, tapi disitu juga banyak rumah makan, bahkan dg menu yang.. menu yang sama.. ruangan agak panas..karena plafondnya rendah..nah sekarang coba siapa yang bisa menebak kenapa ramai rumah makan itu?.. harga hanya standar…menu sederhana, ayam dan sayur asam.. mau tahu sekarang jawabannya?

saya lama diskusi dengan teman dari palembang yang mengajak makan, sudah lebih dari 1 tahun ramai….kita pelajari kenapa ramai…dan ternyata disebabkan……tidak ada apa-apa…tidak ada alasan satupun yang kuat yang membuat rumah makan itu ramai…diskusi dengan teman saya berakhir…..hehhehe..

akhirnya kesimpulan saya cuma 1…tidak ada yang lain…..penyebab ramainya adalah….

KARENA RUMAH MAKAN ITU RAMAI…saya sempat ngobrol sama pengunjung disebelah saya…saya tanya apakah dia sering berkunjung….dia bilang baru 1 kali…..saya tanya lagi kenapa dia memilih rumah makan ini…dia bilang pas lewat…rumah makan ini ramai makanya dia mampir

KERAMAIAN ITULAH YANG MENDATANGKAN KERAMAIAN….

sekarang saya tanya dulu….jika kita mau mampir ke rumah makan..yg daerah situ kita belum tahu….baru kali itu lewat…kita pilih rumah makan yang sepi atau ramai?

iya benar kita pilih yang ramai…kenapa kita pilih yang ramai???

harganya juga biasanya murah…sip benar murah dan enak

jika ada rumah makan yang sepi….apa persepsi kita?

nah sekarang saya mau cerita pengalaman sama istri saya dulu ttg rumah makan ya….siap mendengarkan?

saat jalan ke daerah cileungsi yang kita jarang lewat….karena lapar kami pilih rumah makan yg lumayan ramai

tetapi begitu kami masuk saya kaget melihat rumah makan itu harganya mahal bgt…dan istri saya bilang…karena menunya sudah matang/siap saji…dari bentuk saja sudah kelihatan tidak enak…..

aneh bin ajaib..harusnya jika ramai kan enak atau murah…ini malah kebalik…tidak enak dan mahal….

ternyata..oh ternyata…ada monopolinya…monopoli masih ingat kan…..menjual nasi pada orang kelaparan….masih ingat kata2 ini?

monopolinya adalah pelayanan….begitu melihat para pelayan cewek2 centil….pakai rok mini…hehheheh….langsung saya dan istri keluar….ternyata yang datang kesitu pria hidung belang:grinning::grinning::grinning::grinning:

hati2 ya….jika ada rumah makan yang ramai itu belum tentu enak dan murah…..

saya lanjutkan cerita ttg bread talk…toko roti….sudah tahu?

saat toko roti itu buka langsung ramai dan antri…..bahkan sejak pertama kali berdiri di jakarta…sampai sekarang juga orang selalu antri jika mau bayar di kasir

dari cerita anak teman yang bekerja disana…ternyata saat pertama kali dia buka, dia mengeluarkan dana promosi 60 juta untuk bayar orang ngantri….jadi ngantri itu dibayar….60 juta kecil buat dia karena setelah itu tokonya ramai terus sampai sekarang

selain itu bau rotinya wangi…dapurnya kelihatan, dan isi roti diatas roti bukan didalam…

saya lanjut cerita teman saya buka martabak di bogor

teman saya itu bilang ke saya….wan kan saya buka hanya gerobak…gak mungkin lah saya bayar orang ngantri sampai 60 juta :grinning::grinning::grinning:

terus apa saran kamu?

saya bilang 1….walaupun hanya pakai gerobak…harus ada mereknya…banyak sekali orang buka martabak itu tidak ada mereknya….yg ditulis hanya MARTABAK BANGKA

kan susah…jika ada orang yang karena merasa enak ngomong sama temannya…..mau bilang martabak yang mana….soalnya tidak ada merek

jadi harus buat merek….bisa ditulis MARTABAK “TUA” BANGKA…kebetulan yang buka sudah tua orangnya:grinning::grinning::grinning:

saat dia buka…dia membuat 5 kursi untuk orang duduk dekat gerobaknya…dan teman/tetangga setiap malam diminta bergantian duduk..sambil dikasi martabak sepotong…..selama 1 minggu pelanggan mulai berdatangan…karena gerobak martabak yang lain sepi tidak ada yang ngantri….gerobak dia tiap malam ada “orang antri”……:grinning::grinning::grinning::grinning:

masih ingat dulu ada martabak A*im yang saat dibuka sempat heboh dan ramai? juga ada pisang goreng yang dari kalimantan yang ramai dan antri…tetapi sekarang sudah bangkrut?

ingat….WALAUPUN KERAMAIAN BISA KITA CIPTAKAN…NAMUN SYARAT DASAR BISNIS TETAP HARUS DIPERTAHANKAN, RASA, PELAYANAN, SISTEM, SDM….JIKA SYARAT ITU KURANG MAKA…WALAUPUN KERAMAIAN BISA DICIPTAKAN…TETAP NANTI AKAN GAGAL…KARENA ORANG AKAN KECEWA..JADI PROMOSI ITU BISA SAJA KONTRA PRODUKTIF

SEBALIKNYA BANYAK BISNIS YANG SYARATNYA SUDAH TERPENUHI, RASA,PELAYANAN DLL…TETAPI KAREAN TIDAK ADA PROMOSI (MENCIPTAKAN KERAMAIAN) MAKA BINISNYA JUGA AKAN SEPI….

Saya sangat tidak betah punya bisnis (bisnis pasar, spt toko atau restoran) yang sepi….terus kita diam….bete….saya tidak akan mau diam…pasti akan saya lakukan sesuatu

benar harus dua2nya…bisnis harus bagus tetapi promosinya juga harus

kebanyakan pemiliki bisnis saat akan membuka bisnis….fokusnya adalah bagaimana agar bisa segera buka…..jarang yang berpikir bagaimana disaat buka bisninya bisa langsung didatangi konsumen

gerobak martabak itu pedagang kecil lagi

ada teman saya di jambi, namanya pak herman…eh dia juga member di amri…hadir gak ya…kira2 8 tahun yang lalu dia cerita buka travel (penjualan tiket pesawat) dan walaupun baru buka 3 bulan sudah mengalahkan travel yang lama berdiri

mr pay cerita ke saya…saat itu kan belum ada pembayaran online…dia menerima pembayaran listirik…kan orang ngarti dulu jika bayar listrik….padahal jika khusus bayar ruko, dapat komisi dari pln cuma 250 rupiah perlembar, bayar karyawan rugi…tetapi karena antri travelnya banyak didatangi orang yang beli tiket pesawat

suatu hari kira-kira 7 tahun yang lalu…saya jalan pagi bersama istri di jalan pemda cibinong…pagi minggu ramai sekali orang jual disepanjang jalan..pasar kaget…saya tertarik itukan spt bazar…

akhirnya saya dapat ide…kenapa saya tidak buat bazar didepan toko saya setiap sabtu minggu ya?….kemudian kita pakai panggung depan toko…ada tenda, pajang barang, tulis bazar (banyak yang harga normal) cuap2 pakai pengeras suara…..dan Alhamdulillah omset toko saya naik 30% dari pada sebelum ada bazaar di depan toko

di tambun…ada toko kecil ukuran 4 x 8 meter buka sandal dan sepatu….pembelinya ramai sekali….saya lewat pakai mobil samapi macet….saya pikir kenapa ini cuma buka kios sandal saja kok bisa ramai sekali…ini bisnis kecil ya bang Syam heheh

saya tidak sempat mampir untuk melihat..tetapi karyawan saya di tambun saya minta datang dan coba selidiki kenapa toko itu ramai..

ternyata ada spanduk yang dia tulis…mau tahu isi spanduknya?

HARGA HANCUR-HANCURAN…..CUCI GUDANG BESAR-BESARAN…HANYA BERLAKU 5 HARI…

dibawah spanduk itu persis…dia pajang banyak sandal anak2 bermacam bentuk…..ditulis pakai kertas karton…..HANYA RP 2 RIBU RUPIAH (BELI 1 GRATIS 1)…….beli kiri gratis kanan

kata karyawan saya sandal itu sudah rejekan…banyak yang hiasan kancing copot…ukuran kiri beda sama kanan….tetapi harga 2 ribu kan murah bgt…bisa untuk kekamar mandi ….ramai yang beli..

lansung saya intruksikan agar Idolmart mencontoh….bisnis saya saat itu 30 toko menirtu kios kecil…tidak apa-apa itulah belajar

saya buat spanduk depan toko…..HARGA HANCUR-HANCURAN….MURAH HABIS-HABISAN….CUMA BERLAKU 5 HARI

celana anak2 (kecil) harga rp 2.000 (modal 1.500)

kanebo rp 5.000 (modal 4.500)

sandal anak kecil Rp 3.000 (modal 2.500)

lampu listrik rp 5.000 (modal 4.250)

iya tetap untung ….selama 5 hari toko ramai sekali…dan bukan cuma barang yg diobral yang dibeli…tetapi pelanggan masuk kedalam toko beli barang lain

saat kanebo dipajang…semua supir angkot berhenti beli kanebo yang super murah 5 ribu..ditoko lain dijual 10 ribu

iya modal cuma disini…ngaco..jika di spanduk

banyak sekali cara menciptakan keramaian

iya pembeli jangan tahu modalnya…

tadi saya share grand opening di ciomas dan selama 5 hari ramai bgt

yang paling kuat menciptakan keramaian adalah…

GRATIS BUKU MEWARNAI TANPA SYARAT BELANJA, DATANG AJA GRATIS…..semua orang baik kaya…miskin..jika sudah gratis pasti mau….

malah ada anak2 yang selama satu hari sampai 5 kali datang..kan tidak usah belanja pasti dapat gratis…

tetapi orang yang datang sebagian besar karena gratis tadi…belanja juga…gak enak terima barang gratis tanpa belanja

selain gratis buku mewarnai…ada lagi pencipta keramaian yang lain

setiap pembelian mulai dari 30 ribu ada hadiah langsung (dompet yg konsumen mengira harga minimal 5 ribu, padahal harga pokok cuma 1,500)

setiap belanja 100 ribu…ada hadiah langsung teko listrik (harga pasar rp 30 ribu., modal hanya 16 ribu)

setelah mereka dapat gratis…melihat banyak barang menarik, mereka beli..dan belinya banyak karean ada hadiah langsung

ada lagi pencipta keramaian yg lain

ada tulisan DISKON s/d 60%…..tulisan s/d nya kecil bgt….sehingga jika sepintas kelihatan DISKON….60%

padahal yang didiskon 60% hanya 3 macam barang…diskon yang lain paling 10%-20%:grinning:

masih ada lagi pencipta yang lain…

ada bazar didepan toko

ada badut

ada suara musik heboh

tetapi ada 1 lagi…yang paling kuat sebagai pencipta keramaian…..lebih kuat dari yang saya sampaikan di atas…ada yang tahu?

tahu apa yang paling kuat??

YANG PALING KUAT ADALAH………

eh lupa ada lagi…ini sebelum yang paling kuat

brosur disebar 10 ribu lembar sebelum toko buka…3 hari sebelumnya

sekarang kunci yang paling kuat tadi ya…

PENCIPTA KERAMAIAN YANG PALING KUAT….ADALAH…KERAMAIAN ITU SENDIRI…BANYAK ORANG YANG TIDAK TERIMA BROSUR…HANYA KEBETULAN LIHAT RAMAI…MEREKA MAMPIR….ORANG TIDAK AKAN BISA TIDUR TENANG DIRUMAH…JIKA TIDAK MAMPIR….NANTI TAKUT MIMPI PENSARAN:grinning::grinning::grinning:

yang paling kuat adalah KERAMAIAN ITU SENDIRI…orang bisa mati penasaran jika tidak mampir

sekarang hitung biaya kasar promosi yang dilakukan diciomas ya…siap untuk sedikit kita ada hitungan?

anak kecil yang lihat ..pasti ngamuk jika orang tuanya tidak mau mampir

total biaya promosi yang dikeluarkan…BUKU MEWARNAI total dari yang keluar rp 6 juta:grinning::grinning:

ditambah spanduk…brosur…diskon…hadiah langsung dg syarat…total biaya promosi…biaya karyawan yg diperbantukan (20 orang saat grand opening) adalah total 25 juta…

buku mewarnai itu modalnya 1rupiah selama 5 hari habis 6 ribu buku…berarti 6 ribu orang….eh kurang…kan ada yg bolak balik

omset selama 5 hari..Rp 200 juta…keuntungan dari 5 hari grand opening jauh lebih dari cukup untuk membiayai biaya promosi…malah lebih banyak:grinning::grinning::grinning:

pilihannya…jika saya tidak mengeluarkan 30 juta lebih biaya promosi….toko saya akan sepi dulu saat buka…mungkin rugi dulu….6 bulan baru bisa untung….tetapi dengan mengeluarkan 30 juga…5 hari saja sudah untung…setelah 5 hari memang tidak seramai grand opening lagi…tetapi sudah untung berkelanjutan

fatwa….IDOLMART HARAM HUKUMNYA JIKA RUGI:grinning::grinning::grinning:

saya sering dapat pertanyaan begini….saya kan modalnya terbatas..jangankan untuk promosi…untuk isi barang saja masih kurang….benar tidak?

saya bilang begini….promosi awal itu bukan biaya…tetapi itu investasi…itu untuk jangka panjang…dia sama pentingnya spt stok…sama pentingnya spt biaya sewa….jadi jika saya cuma punya uang 100 juta buka bisnis kuliner misalnya…dan 100 juta itu pas2an atau masih kurang…maka saya akan rela dikurangi lagi…akan saya paksakan ambil 10 juta untuk promosi….mungkin perabot dipangkas dulu…bertahap dulu…..dg 10 juta kuliner bisa langsung ramai dan untung…dari pada 100 juta cuma untuk modal habis itu sepi dulu ….saya tidak mau

saya ngetik 10 jari

jadi promosi awal itu harus merupakan bagian dari investasi…dan sudah dianggarkan saat kita berhitung berapa modal yang harus dikeluarkan

bagaimna dengan bisnis kuliner? banya yang buka sangat ramai…gratis hanya 1 hari…hari 2 sepi seperti kuburan…3 bulan tutup….promosi kuliner harus minimal 1 bulan….dibuat bertahap setiap hari gratis 20 orang…dikasih kupon…tetanggga, anak yatim, teman klub dsb…disuruh duduk seharian…

kupon Rp 10 ribu…brosurnya disebar bertahap, pakai tgl berlaku 3 hari..selama 1 bulan ada 1000 orang ke cafe (dari 10 ribu brosur yg disebar)….hari pertama gratis semua…hari ke 31 sudah bayar semua…ramainya tetap sama

kayaknya sudah mau banyak yang bertanya nih….bagaimana Bang Adjib?

ok..jadi bisnis pasar harus ramai….

namun catatannya…bisnisnya juga tetap harus bagus…

standar rumah makan…enak, harga, pelayanan tetap harus diperhatikan

namun jangan dibiarkan sepi saat diawal buka harus promosi

jika sekarang misalanya sudah terlanjur buka dan sepi..buat regrand opening…toko saya sekitar 2-3 tahun regrand opening

dengan sedekah kehilangan….jika omset 100 juta sebulan…maka jika hilang 500 ribu, itu beban toko (sedekah kehilangan), jika diatas itu karyawan yg ganti…karyawan bisa maling juga, atau jaganya kurang…di toko modern namanya MBH mengganti barang hilang…jika tidak salah 0,25% , begitu kan Bang Syamsudin? selama ini sa

ya aman

servis AC itu lebih mengandalkan word of mouth..mulut kemulut….bisa dibuat kartu yg berisi nomor tellp darurat (yg disimpan orang) dan disebelahnya promosi disebar dirumah2…tetapi ada 1 hal yang sangat provokatif di servis ac itu…maaf….ini mereka yang bilang (ada keluarga dekat saya juga) 90% tukang service ac itu tidak jujur…saya gonta ganti untuk service ac ada 10 supplier…sama saja…awal bagus setelah itu tidak benar…sekarang kita rekrut karyawan sendiri…maaf 90% itu hanya pengalaman saya dan teman2 ya..

cari barang murah…buat diskon khusus…ada baju2 yang umum dan murah ditulis harganya obral…..atau bisa juga modal Rp 20 ribu…tulis harga jual Rp 75 ribu….diskon 60%….

stand pameran di mall ya? tulisan2 harga obral menarik…

untuk belanja juga dulu saya lakukan sendiri…perlu mendidik karyawan secara bertahap…kasi contoh,….manejer pembelian saya sekarang 5 tahun lamanya jalan belanja bareng saya…bukan cuma barcode yang penting itu kan stock opname…stok dihitung setiap bulan…stok awal berapa, belanja berapa…stok akhir .,,,,akan ketahuan barang hilang…pakai yang dibilang bang syamsudin itu nbh

kan masih diatas harga modal…kita tinggal beli lagi,…kecuali kita jual rugi baru diborong…pesaing juga tidak akan mau rugi

setuju…perbaiki dulu baru buka cabang…jika masih masalah…membuka cabang itu kan mengcopy…jadi jika salah…salahmya juga dicopy…memperbaiki 2 atau banyak toko pasti akan lebih sulit dari memperbaiki 1 toko

bisa kasih gratis dulu…kasih potongan kecil…mungkin harga pokok… cuma 1.000 rupiah, tinggal teknisnya bagaimana…bisa kasih kupon kerumah2….kupon ditukarkan gratis…jika 20 kupon 1 hari cuma 20 ribu…buat selama 1 bulan 400 ribu…bagaimana?

mainan itu sangat bagus untuk didemo..ada mobil remot yang kecil…ada mainan mobil yg jungkir balik….pokoknya yang bisa didemontrasi…jadi saat mangkal buat papan untuk dipajang produk yg didemo…bisa ayam2an yang jalan…

bisa urut bisa juga dengan 2 spanduk yg berbeda…jadi dipisah2 agar terlihat jelas…kan ada umbul2 juga yg bisa ditulis

didemo bang…suara2 pistol dll juga bagus…buat anak kecil menangis jika tidak dibelikan orang tuanya:grinning::grinning::grinning:

untuk promosi berikutnya tidak sebesar dana di awal…untuk yg baru buka harus agak sering dulu…karena belum semua pelanggan tahu…misalnya 1 bulan kemudian….setelah itu mungkin bisa 3 bulan…saya jika masih belum ramai ya agak sering promo..bisa pasang spanduk juga cukup

pake plang ya? gimana ya..masih agak ragu…paling ada khas..mungkin suara bunyi2 spt tukang bakso…atau suara musik spt es krim walls

diperbaiki labanya…jika ada laba juga toko pasti bisa diperbaiki…saya saat buka kios dinding bagian dalam saya tempel poster (harusnya pakai triplek) menggunakan seadaanya…uangnya fokus ke stok barang dulu. stok meningkat, omset naik, laba naik…mengembankan toko gampang jika dia sudah menghasilkan laba yang bagus

baik bang dan non terima kasih semuanya…mohon maaf jika banyak pertanyaaan yg belum terjawab…nanti akan kita sambung lagi ya..

Wan MH

DPP AMRI
dppamri@gmail.com
1Comment
  • Indah nurdieniah
    Posted at 08:13h, 16 Mei Balas

    Assalamualaikum, bapak saya ingin bertanya, tapi saya cerita dulu sekilas ya, saya punya toko 2pintu di daerah nagan raya aceh, jualan kelontong… dulu waktu toko masih kecil, dan belum banyak org buka toko lain seperti sekarang, omzet toko bagus… sekarang meskipun toko sudah diperbesar, item barang ditambah, tapi omzet makin menurun…katakanlah nyaris tutup karena perputaran uang yg tersendat sendat. Saya hampir putus asa, bosan nungguin toko, ga tau harus membenahi nya mulai dari mana… padahal ini mata pencaharian utama keluarga kami. Dengan menipisnya stok barang, belum lagi semangat yg hampir padam, sepertinya mustahil balik lagi omzet nya seperti dulu ya pak…. ? saya ingin menerapkan trik trik yg bapak ceritakan di atas, tapi sepertinya tidak mungkin… bagaimana pak trik membangun kembali bisnis toko yang hampir gulung tikar seperti yg saya alami sekarang??? Terimakasih.

Post A Comment