Social Links
AMRI | AURA MELEDAKAN OMSET
18558
post-template-default,single,single-post,postid-18558,single-format-standard,vcwb,ajax_fade,page_not_loaded,,side_area_uncovered_from_content,qode-theme-ver-10.0,wpb-js-composer js-comp-ver-5.0.1,vc_responsive
 

AURA MELEDAKAN OMSET

Oleh : Juragan Keripik JK *)

Aura kadang sangat berpengaruh dan berkontribusi dalam naik turunnya omset penjualan. Jika anda sudah lama berbisnis, bekerja atau berdagang, maka aura disekitar usaha kita sudah masuk kedalam sanubari dan menyentuh hati kita. Hingga waktu kita pun habis untuk mengurusi, memberesi, mengelola toko, agar omsetnya bagus.

Ditoko bisa berinteraksi dengan pelanggan dan mereka pun senang, komunikasi jika ada pelanggan baru pokoke senanglah.

Namun apa yang terjadi jika toko kita dijaga oleh karyawan baik yang baru maupun lama? Apakah omset akan sebaik bila toko dijaga oleh pemiliknya?

Ini masalah yang ditanyakan oleh teman, ketika berbisnis minuman teh dipinggir jalan. Dia selalu mengeluh, “Mengapa ya, bila teh ini yang jaga saya omsetnya bagus, tetapi bila dijaga anak buah omsetnya jelek, turun terus?”

Abang dan Non perlu di ketahui, kadang aura juga mempengaruhi penjualan. Bila kita, walaupun ada variabel lain, jika orang berdagang mukanya cemberut aja ya. Pasti orang males untuk membeli ya.. Apa.. Iya..

Kadang jika kita punya karyawan yang lama keluar dan digantikan oleh karyawan baru, sama juga berpengaruh pada omset penjualan. Inilah hal-hal yang banyak dialami oleh UKM diawal usahanya karena sistem yang belum ketemu. so piye solusine…

Dalam diskusi saya dengan pak Baskoro, pemilik mie ayam gammat, ia punya jurus jitu yaitu :

1. Jadikan karyawan kita sebagai asset, bukan hanya sekedar SDM saja.

2. Beri Gaji dan bonus yang lebih dibanding biasanya. Ini sudah terbukti berjalan dan sudah dipraktekan olehnya.

Saya akan menambahkan, jika anda punya karyawan seorang saja dan bergantian dengan anda, secara perlahan beri kepercayaan dalam mengelola toko. Agar aura toko bisa familier denganya.

Tujuanya agar suatu saat anda liburan omset tidak berpengaruh. Jika dalam perjalanannya omset tambah bagus, mulai rekrut dan nambah karyawan baru.

Ajari seperti cara di atas, agar suatu saat karyawan lama keluar pun omset masih tetap stabil. Demikian share dan pengalaman saya dalam lolos dari lubang jarum masalah SDM.

Oya…. teman saya yang punya booth minuman teh itu, sekarang punya 4 tempat dan ia sudah bisa jalan-jalan tanpa risau omsetnya turun. Ok thats all bro.. (SYA4)

Salam :hand: jari

*) Penulis adalah Mentor Nasional AMRI

DPP AMRI
dppamri@gmail.com
No Comments

Post A Comment