05 Mei ACTION BISNIS, ATP KE ATM
Beberapa yang populer disampaikan oleh para pembicara dan motivator adalah cara Amati Tiru Modifikasi (ATM). Tapi coba pikirkan. Apa mungkin jika kita “anak baru” kita semua mampu melakukan modifikasi?
Ingat saat kita belajar menulis, mengaji, menyanyi, menari dan penelitian. Kita harus melakukan persiapan seperti yang diajarkan guru kita. Kalau kita sudah terlatih. Sudah terampil. Sudah dapat mengangkat ruh bisnis. Kita baru mampu memodifikasi.
Kalau sudah sering latihan membawakan surat Annas sesuai alunan yang diajarkan Mentor Anda. Maka Anda akan mampu memodifikasi dengan gaya Anda. Tapi kalau belum, Anda susah modifikasi bisa kacau balau semuanya.
Jadi saya sarankan lakukan saja ATP atau Amati Tiru Plek. Nah, seiring jalan usahanya Anda silahkan modifikasi. Masalahnya siapa yg akan Anda ATP? Tentu saja yang sukses dong.
Kalau Anda mau buka kuliner macam Quick Chiken dekati pemiliknya. Belajarlah padanya. Kalau perlu bayar-bayar dah. Begitu juga kalau mau buka usaha toko atau minimarket. Mengapa tidak mengikuti saja Indo dan Alfa. Seperti catnya, tata letaknya, dan pelayanan.
Cukup ganti merek dan logo kalau perlu miripin sedikit. Tapi ya tentu jangan di lokasi yg berdekatan dengan mereka. Jadi tidak perlu banyak berfikir.
Anda tahu kan, nyontek itu lebih enak, tidak perlu banyak berfikir. Tapi jangan salah nyontek. Nyonteklah pada yang pintar. Jangan yang katro.
Saya kira itu saja pembahasan malam ini. Jangan banyak-banyak. Kebanyakan belajar nanti tidak praktek-praktek. Cara terbaik untuk ACTION. Pakai ATP jangan ATM. Amati tiru plek saja, seiring usaha Anda jalan barulah melakukan modifikasi.
Salam 5 Jari
*) Penulis adalah Mentor Nasional AMRI dan Ketua AMRI Foundation
Materi ini disampaikan pada seminar online AMRI Jakarta
No Comments