17 Mar PEMBELI YANG DATANG KEMBALI (Habis)
Oleh: Hadi Sukses *)
Setelah ini sudah mulai jadi budaya secara tidak sadar, mulai kita tanamkan sebuah mimpi kepada semua karyawan. Kalian jangan selamanya jadi karyawan disini. Kalau bisa 5 tahun ke depan sudah ada yang keluar dari sini dan mampu membuat dan memimpin sebuah klinik.
Disini adalah TEMPAT KALIAN BELAJAR TAPI DIBAYAR !
Ya.. Sebagai pemilk usaha tentu rata-rata kita senang jika karyawan unggulan kita terus bersama kita. Tapi tidak bagi saya. Ini adalah sebuah tantangan bagi saya untuk menciptakan kader karyawan unggulan yang lain.
Saya sampaikan bahwa disini adalah tempat kalian belajar semuanya. Jika dirasa baik dan manfaat oleh kalian silakan terapkan, jika tidak tinggalkan saja.
Silakan kalian belajar mulai dari semuanya. Manajeman keuangan – operasional dan tetek bengeknya. Jika ada yang belum jelas silakan tanya ke saya GRATIS !
Harapannya, ketika kalian mampu silakan keluar dari sini. Dirikanlah klinik. Kalau perlu saya ikut invest di klinik kalian.
Karena dengan kalian keluar.
Kalian telah membantu adik-adik sarjana yang diluaran sana untuk bekerja dan yunior anda ada kesempatan untuk menggantikan Anda.
Tiap tahun ada 1.400 sarjana perawat dan bidan keluar dari institusi pendidikan kesehatan di banjarmasin. Kurangnya fasilitas kesehatan yang ada membuat lulusan ini BANYAK YANG NGANGGUR dan terpaksa berkerja di lain skill dan kompetensinya. Bahkan ada bidan yang bekerja sebagai pelayan minimarket. Tidak salah memang. Tapi tidak tepat.
Untuk itu, saatnya kita saling estafet untuk membuka lapangan kerja bagi mereka. Pun dengan saya. Jika sistem klinik ini sudah baik dan auto pilot. Jika komisaris mau membeli saham saya akan saya jual dengan harapan yang sama juga.
Dari sini dimulailah program alih kompetensi. Masing-masing karyawan belajar mau presentasi. Bahkan office boy pun harus maju ke depan apa yang jadi cita-citanya.
Tidak di klinik. Mungkin dia bisa presentasi mau buka warung pentol buat istrinya. Kita bisa patungan asal presentasinya bagus dan SOP nya jelas.
Dari hal-hal inilah akhirnya budaya saling melayani tercipta di klinik kami.
Layaknya pemain bola. Masing-masing sudah tertata chemistrynya dan masing-masing tahu menempatkan diri pada saat posisi dan kondisi klinik apa pun.
SOP kepuasan insyaALLAH kita lanjutkan bahas di lain kesempatan,
Trims.
Semoga bermanfaat
Salam 5 Jari
*) Penulis adalah Mentor AMRI
No Comments