Social Links
AMRI | APAKAH TERMASUK TIPE KAMBING ATAU KUDA?
18743
post-template-default,single,single-post,postid-18743,single-format-standard,vcwb,ajax_fade,page_not_loaded,,side_area_uncovered_from_content,qode-theme-ver-10.0,wpb-js-composer js-comp-ver-5.0.1,vc_responsive
 

APAKAH TERMASUK TIPE KAMBING ATAU KUDA?

Oleh: Adib Munajib *)

Suatu hari diadakan lomba lari dan renang antara kancil dan kura-kura, sudah bisa dipastikan diatas kertas, bahwa jika lombanya lari di darat yang menang adalah kancil, sedangkan jika renang di air yang menang adalah kura-kura.

Itu semua dikenal dengan istilah Core Competence (Kompetensi Inti) atau kecakapan/kemampuan inti, sebuah keunggulan-keunggulan atau potensi-potensi unggul yang dimilikinya.

Core Competence (Kompetensi Inti) adalah suatu konsep manajemen yang diperkenalkan oleh C.K. Prahalad and Gary Hamel pada tahun 1990 pada artikel “The Core Competence of The Corporation” yang dimuat di Harvard Business Review.

Kembali ke kancil dan kura-kura, kompetensi inti kancil adalah pelari di darat bukan perenang di air, sedangkan kompetensi inti kura-kura adalah perenang di air bukan pelari di darat.

Untuk mengenal kompetensi inti dalam dunia hewan tidaklah sulit, contoh seperti tipe kambing itu kalau ditarik tidak mau maju saat didorong pun juga tidak mau maju, kalau kuda itu semakin dicambuk (dimotivasi) larinya semakin kencang. Jadi rekrutlah karyawan yang bertipe kuda, jangan rekrut yang bertipe kambing.

Dari dunia hewan kita bisa belajar mengenal banyak tipe-tipe kompetensi inti karena hewan statis, ada yang pelari, penerbang, perenang, penarik, petelor, pedaging, dll.

Namun untuk mengenal dan mengetahui kompetensi inti dalam dunia manusia tidaklah mudah, para ahli sudah menyusun berbagai metode, ada yang menggunakan pengukuran Quotient (IQ, EQ, SQ, AQ, CQ, PQ), STIFIN, DISC, dll.

Dalam manajemen modern sudah umum dikenal dengan prinsip Man Behind The Gun dan The Right Man In The Right Place/Jobs. Contohnya seperti pisau jika dipegang oleh orang baik, maka bisa menjadi pelindung, namun jika dipegang oleh orang gila bisa membahayakan jika ngamuk, he he he.

Demikian juga tahta, harta sampai hutang jika dikelola oleh ahlinya, maka bisa menjadi kebaikan, namun jika diserahkan urusan tersebut bukan kepada ahlinya bisa berantakan. Jadi bukan tahta, harta dan hutang yang menjadi sumber keburukan/kejahatan, namun orang-orangnya (karakternya) yang menjadikan tahta, harta atau hutang menjadi buruk atau baik (Man Behind The Gun).

Di AMRI kita bisa saling belajar dan praktek terus-menerus kepada para ahlinya yang sudah terbukti mempunyai kompetensi inti (core competence). Kita bisa mengenal dan mengasah kompetensi inti kita bersama. Semoga kita maju bersama majunya AMRI.

Kata tagline sebuah perusahaan ternama: Together We Build a Better Future, artinya Kita bangun bersama masa depan yang lebih baik.

Salam 5 jari

*) Penulis adalah Mentor Nasional AMRI dan Owner Kilau Mode

Tags:
DPP AMRI
dppamri@gmail.com
No Comments

Post A Comment