22 Jul EKSPANSI SENILAI 2,8T, LANGKAH BERANI NWP RETAIL DI TENGAH LESUNYA BISNIS RETAIL
Dana senilai 200 juta dolar tersebut, atau setara dengan Rp 2,8 triliun, didapat dari Korean Teachers’ Credit Union, Citic Securities One-Belt-One-Road Fund dan Warburg Pincus, sebuah perusahaan berbasis di New York yang sekaligus adalah salah satu co-founder PT NWP Retail. Dana tersebut digunakan untuk membiayai proyek pembangunan pusat perbelanjaan di sejumlah kota di Indonesia seperti Medan, Semarang, Tuban dan Bontang. Ekspansi tersebut didorong optimisme bahwa di tahun 2020 nanti tingkat konsumsi masyarakat Indonesia dan kecenderungan mendatangi pusat-pusat perbelanjaan masih sangat tinggi. Demikian dituturkan Creative Marketing Manager PT NWP Retail, Indra Febriansyah kepada Kontan.co.id pada Kamis (18/7).
Ditambahkannya, NWP Retail secara khusus menyasar kota-kota lapis kedua dan ketiga. Memang itulah yang menjadi fokus utama perusahaan dalam membangun dan mengembangkan pusat-pusat perbelanjaan di sepanjang tahun 2019. Kota-kota seperti Cianjur, Sukabumi, Lahat dan Sampit masih merupakan lahan basah bagi NWP Retail, dengan tingkat keterisian tenan antara 80%-100%.
NWP Retail berkonsentrasi pada tiga kategori pusat perbelanjaan, yakni The Park, Citimall dan Citiplaza (Citipark). Contoh kategori The Park adalah yang sedang dibangun di kota Semarang, yakni The Park Semarang, yang disebut-sebut akan menjadi salah satu pusat perbelanjaan terbesar di kota itu, dan akan mulai beroperasi September tahun depan. Kategori yang sama juga akan dibangun di kota Depok, yakni The Park Sawangan. Kota-kota lain yang disasar di antaranya Bogor, Kendari, hingga Sorong. Kategori The Park khusus menargetkan segmen pasar masyarakat kelas menengah-atas. Sedang kategori Citimall untuk segmen kelas menengah, dan kategori Citiplaza untuk masyarakat menengah-bawah.
Sepak-terjang NWP Retail ini, menurut Head of Operating Properties NWP Retail, Teges Prita Soraya, sekaligus membuktikan bahwa bisnis retail tidak akan mati. Asalkan konsep pembangunannya original, pemilihan lokasinya tepat dan strategis, mudah diakses, demikian juga segmen pasarnya tepat sasaran. Konsep lifestyle mall, katanya, sudah terlalu umum; di situlah strategi NWP Retail menerapkan konsep community mall, yang menurutnya lebih sesuai untuk segmen pasar di kota-kota lapis kedua dan ketiga.
Di samping pembangunan pusat perbelanjaan, ternyata NWP Retail juga mengadakan perluasan di bisnis perhotelan. Tahun ini direncanakan pembangunan 2 hotel baru, dan ditambah 1 hotel lagi di tahun depan. Bisnis perhotelan ini terintegrasi dengan bisnis pusat perbelanjaan, karena hotel-hotel dimaksud akan berlokasi di dalam pusat perbelanjaan.
PT NWP Retail mulai beroperasi pada tahun 2015. Dimulai dari 4 proyek kecil, perusahaan ini sukses mengembangkan sayap bisnisnya hingga sekarang dengan 33 proyek pembangunan di seluruh Indonesia. Bahkan direncanakan dalam 2-3 tahun mendatang jumlah itu akan ditambah hingga dua kalinya, jadi mendekati 70-an proyek. Perkembangan masyarakat kelas menengah di Indonesia dan perkembangan perekonomian di kota-kota kecil dan menengah menjadi peluang emas bagi perusahaan sekelas NWP Retail untuk terus berekspansi. Perusahaan ini di Jakarta saja mempekerjakan sekitar 140 karyawan.
Penulis: Stefanus Willy Setyo
Editor: Tim Mentor Nasional AMRI
No Comments