Social Links
AMRI | KEYAKINAN AKAN MEMBENTUK KEHIDUPAN KITA (Bagian 1)
19445
post-template-default,single,single-post,postid-19445,single-format-standard,vcwb,ajax_fade,page_not_loaded,,side_area_uncovered_from_content,qode-theme-ver-10.0,wpb-js-composer js-comp-ver-5.0.1,vc_responsive
 

KEYAKINAN AKAN MEMBENTUK KEHIDUPAN KITA (Bagian 1)

Oleh : Suhu Wan

Dari SD hingga SMP saya sangat malu jika bicara di depan umum, sehingga saya menjadi anak yang pendiam. Saat di SD, guru mata pelajaran PMP (Pendidikan Moral Pancasila) pernah memuji saya sebagai murid yg baik namun “pendiam” dan nilai PMP saya bagus.

Walaupun itu pujian namun sekaligus membentuk keyakinan “negatif” bahwa saya adalah murid yang “pendiam”, dan saya meyakininya. Bahkan di SMP ada guru mengajukan pertanyaan dan tidak ada yang bisa menjawab kecuali saya, namun karena “keyakinan negatif” dan rasa malu membuat saya tidak berani angkat tangan untuk berbicara.

Saat sekolah di SMK keyakinan saya mulai berubah, saat beberapa kali presentasi di kelas atau diskusi ternyata berbicara di depan umum itu mengasyikan dan saya mulai tampil berani. Saat kuliah akhirnya saya mengajar di sebuah lembaga kursus akuntansi dan keyakinan bahwa saya tidak bisa bicara di depan umum terkikis habis.

Alhamdulillah, selain berbisnis akhirnya saya bisa keliling Indonesia menjadi pembicara di berbagai pelatihan, workshop dan seminar bisnis, telah berbicara di depan ratusan ribu orang. Seorang yg pendiam dan sangat pemalu akhirnya berubah menjadi pembicara. Akan saya lanjutkan pada bagian berikutnya.

DPP AMRI
dppamri@gmail.com
No Comments

Post A Comment