13 Jul JAGALAH SELAGI ADA
Oleh: Mulyono *)
Kalau sudah tiada baru terasa…
Bahwa kehadirannya sungguh berharga…:musical_score::musical_score:
Petikan syair dari Bang Haji Rhoma di atas sengaja saya kutip sebagai pembuka. Walaupun saya fans Joe Satriani dan Iwan Fals..:smiley:
Berapa harga hape kita? Mungkin cuma 4 juta. Seandainya hilang, ditemukan orang dan minta tebusan 6 juta, kita rela membayarnya. Data di dalamnya lebih berharga.
Motor yang dicuri maling terasa menyesakkan dada, walaupun butut. Kita tidak bisa berpergian seleluasa naik motor.
Tanyakan pada kawan kita yang duda istrinya meninggal. Betapa repotnya ngurus anak…
Tanyakan pada anak yatim, betapa hangatnya pelukan bapak.
Tanyakan pada kawanmu yang belum diberi momongan, bagaimana rindunya dengan suara tangis bayi.
Tanyakan pada orang sakit, berapa harga kesehatan?
Tanyalah korban PHK, tanyalah narapidana, tanyalah…
Setelah itu, lihatlah diri kita. Seandainya itu menimpa kita, *KUATKAH MENGHADAPINYA?* Berat…. Sungguh berat…
Kawan yang menyebalkan, anak yang rewel, orang tua jompo, pekerjaan yg berat, suami yang galak,.. Mungkin membuatmu susah. Tapi percayalah, kalo sudah tiada baru terasa…
Semua memang akan pergi, akan meninggalkan kita. Sebelum itu terjadi, berbuatlah sesuatu. Nikmatilah selagi ada, selagi bisa…
Peluk ibumu, rangkul anakmu…
Bekerja keraslah, mungkin itu tidak membuatmu kaya. Tapi menghidupimu.
Ibadahlah selagi kuat,sempat, sehat, dan bisa. Mungkin esok Tuhan mencabut nyawamu. Pena amalmu berhenti menulis. Berakhir langkahmu…
Dia yang hadir di kehidupanmu akan pergi. Kamu ditinggalkan dan meninggalkan
*Kalau sudah tiada baru terasa*
*Bahwa kehadirannya sungguh berharga*
Salam 5 jari
Pondokgede, Jumat 060718
*) Penulis Adalah Mentor AMRI
No Comments