Social Links
AMRI | BERANI RUGI DEMI PELANGGAN (Bagian 1)
19054
post-template-default,single,single-post,postid-19054,single-format-standard,vcwb,ajax_fade,page_not_loaded,,side_area_uncovered_from_content,qode-theme-ver-10.0,wpb-js-composer js-comp-ver-5.0.1,vc_responsive
 

BERANI RUGI DEMI PELANGGAN (Bagian 1)

Oleh : Nasruloh *)

Ibnu Sirin seorang Tabiin yang lahir di era akhir khalifah Utsman bin Affan. Wafat di era kekhalifahan Bani Ummayah, khalifah Sulaiman bin Abdul Malik. Sekitar tahun 653 – 729 Masehi.

Dia lahir dari seorang ayah yang bernama Sirin, seorang budak yang hidup bersama Anas bin Malik Sahabat Rasulullah saw. Ibunya Shafiyah, seorang budak yang tinggal di rumah Abu Bakar.

Sirin dan Shafiyah dididik langsung oleh dua Sahabat mulia Rasulullah saw. Jadilah mereka pasangan hidup yang bertakwa. Dari mereka lahirlah Muhammad Sirin yang biasa dikenal Ibnu Sirin. Dia seorang Tabiin yang bertakwa sekaligus seorang pebisnis yang jujur dan amanah.

Ibnu Sirin belajar ilmu langsung dari para Sahabat senior yaitu Zaid bin Tsabit, Anas bin Malik, Abdullah bin Umar, Abdullah bin Abbas, Abu Hurairah, dan Abdullah bin Zubair.

Ibnu Sirin berpindah hidupnya dari Madinah ke Basrah sebuah kota yang dibangun oleh Umar Bin Khatab.

Ibnu Sirin hidup dalam ilmu yang seimbang. Waktu pagi-siang berdiam diri di masjid untuk belajar dan mengajarkan. Siang-sore digunakan untuk ke pasar untuk berdagang.

Jika sedang berkeliling di pasar untuk berdagang, dia tak segan mengingatkan orang akan akhirat dan hakikat dunia. Bila Ibnu Sirin ditawarkan beragam alternatif barang dagangan, pasti dia mengambil benda yang paling jelas hukum agamanya meskipun itu merugikannya yang akhirnya akan mengancam dunianya.

Prinsip Ibnu Sirin dalam berdagang seperti yang dia katakan, “Takutlah kepada Allah, carilah harta halal yang telah ditetapkan untukmu, karena meskipun kamu mencari selain itu, maka kamu tidak pernah mendapatkan yang lebih banyak dari apa yang telah ditetapkan untukmu.”

(Bersambung)

Salam 5 Jari

*) Penulis adalah Mentor Nasional AMRI dan Owner Baksolahar

Sumber :
1. 60 Biograf Ulama Salaf, Syaikh Ahmad Farid, Pustaka Kautsar, Februari 2008
2. Para Tabiin, Dr Abdurrahman Ra’fat al Basya, Darul Haq, September 2017

DPP AMRI
dppamri@gmail.com
No Comments

Post A Comment