01 Jun BISNIS, BAGIAN TERBESAR KEHIDUPAN RASULULLAH
Oleh : Nasruloh *)
Berapa lama Rasulullah SAW., berbisnis? Berapa lama rentang waktu kenabiannya? Rasulullah SAW., mulai merintis bisnis sejak usia 12 tahun. Saat usia 17 tahun sudah memiliki bisnis yang mapan.
25 tahun berprofesi sebagai pebisnis. 23 tahun menjalankan masa kerasulannya. Bisnis menjadi kehidupan awal dan penempaan kehidupan sehingga memiliki personal branding sebagai Al-Amin, orang yang paling dipercaya di masa itu.
Terpercaya itulah karakter utama para pebisnis yang sukses. Mengapa dalam bisnis perlu sertifikasi ISO, Halal hingga top branding. Bukankah untuk sebuah kepercayaan?
Rasulullah SAW., mengawali bisnis sebagai penggembala kambing. Apa maknanya dalam pengelolaan bisnis? nanti akan dibahas detail.
Rasulullah SAW., memulai bisnisnya bukan sebagai ekonom, pakar, motivator atau coach, tetapi sebagai pelaku usaha. Kewirausahaan tidak terjadi begitu saja tetapi hasil suatu proses yang panjang dan dimulai sejak kecil.
Umumnya pebisnis yang mapan di usia muda, mengawali bisnisnya sejak kecil. Seperti kata pepatah, “many greatmen started as newspapers boys.”
Pengalaman masa kecil mempengaruhi kesuksesan dan kegagalan. Mendorong keinginan berprestasi dan percaya diri.
Mungkin ini pula mengapa Rasulullah SAW., ditakdirkan sebagai yatim sejak lahir. Ibu dan kakeknya wafat ketika masih kecil. Hidup bersama Abu Thalib yang miskin dan banyak anak namun berwibawa. Masa kecil telah dipersiapkan Allah SWT., untuk menempanya menjadi pebisnis sebelum menjadi Rasul.
Salam 5 Jari.
*) Penulis adalah Mentor Nasional AMRI dan Owner Baksolahar.
Referensi :
Muhammad SAW., The Super Leader Super Manager, Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec. (Nio Gwan Chung). Tazkia Multimedia, Oktober 2007.
No Comments