Social Links
AMRI | PAHAMI LABA RUGI RETAIL (Part 2)
18675
post-template-default,single,single-post,postid-18675,single-format-standard,vcwb,ajax_fade,page_not_loaded,,side_area_uncovered_from_content,qode-theme-ver-10.0,wpb-js-composer js-comp-ver-5.0.1,vc_responsive
 

PAHAMI LABA RUGI RETAIL (Part 2)

Oleh: Nasrulloh *)

Setiap bisnis ada aktifitas utama. Dari mana sumber utama penghasilannya. Juga, apa saja aktifitas sampingannya.

Sumber utama pencipta laba perusahaan terlihat dari penjualan. Apakah aktifitasnya menguntungkan? Ini terlihat di laba kotor. Berapa prosentase keuntungannya untuk menutupi semua aktifitas untuk menopang kegiatan utamanya?  Ini terlihat di gross margin.

Andai aktifitas utamanya tidak memberikan keuntungan? Apakah layak untuk dilanjutkan?

Bila aktifitas retail adalah menjual barang. Maka semua yang berkaitan dengan barang dimasukkan ke dalam laba kotor.

Penjualan adalah uang yang akan atau sudah diperoleh dari penyerahan barang. Sedangkan Harga Pokok Penjualan (HPP) adalah semua biaya atau uang yang dikeluarkan untuk memperoleh barang yang dijual.

Namun dalam perjalanan, banyak kebijakan bisnis yang salah berkaitan dengan pengelolaan barang. Barang kadaluwarsa dan rusak, harus dimusnahkan. Barang yang tidak termonitor dengan baik sehingga hilang. Ini dimasukkan ke dalam komponen HPP.

Jadi laba kotor memberikan informasi apakah kegiatan utama perusahaan menguntungkan? Apakah semua mismanagemen dalam mengelola kegiatan utama tetap menguntungkan?

Salam 5 Jari

*) Penulis adalah Mentor Nasional AMRI dan Owner Baksolahar

Tags:
,
DPP AMRI
dppamri@gmail.com
No Comments

Post A Comment