Social Links
AMRI | FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEGAGALAN BISNIS RITEL OFFLINE DAN ONLINE
18641
post-template-default,single,single-post,postid-18641,single-format-standard,vcwb,ajax_fade,page_not_loaded,,side_area_uncovered_from_content,qode-theme-ver-10.0,wpb-js-composer js-comp-ver-5.0.1,vc_responsive
 

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEGAGALAN BISNIS RITEL OFFLINE DAN ONLINE

Oleh : Adib Munajib *)

Sudah menjadi rahasia umum bahwa dalam bisnis ritel, baik ritel offline (brick and mortar) maupun ritel online (click) mempunyai dua kendala utama yaitu:
1. Barang fast moving (best seller) yang putus jual, yang menyebabkan kehabisan stok (stockout).
2. Barang slow moving yang menumpuk di gudang, yang menyebabkan kelebihan barang (overstock) hingga menjadi barang mati (deadstock).

Kita bisa belajar dari faktor-faktor kesuksesan bisnis ritel, namun tidak ada salahnya jika kita belajar juga dari faktor-faktor penyebab kegagalan bisnis ritel agar kita tetap mawas diri.

Berikut secara singkat beberapa faktor yang menyebabkan kegagalan bisnis ritel, yaitu:
1. Tidak mengontrol pertumbuhan dan mengantisipasi perubahan (change management/disrupsi/VUCA).
2. Tidak mengontrol biaya, sehingga biaya membengkak.
3. Gagal mengelola gross margin, sehingga tidak profitable.
4. Tidak mengontrol inventory (stock) baik yang fast moving items (FMI) maupun yang slow moving items (SMI), sehingga terjadi stockout dan sebaliknya juga terjadi overstock dan deadstock.
5. Tidak mengelola cash flow dengan baik, sehingga tidak punya cash in hand, selalu kekurangan modal, hutang menumpuk dan piutang dagang banyak yang tidak tertagih.

Sebagai penutup tulisan singkat ini, berikut kata-kata bijak dari sang peritel dan pemimpin tim Smart Retail yang menciptakan konsep ritel baru: “Retail is simple things, simple principles, strongly executed”. (Richard Hammond).

Salam Lima Jari

*) Penulis adalah Mentor Nasional AMRI dan Owner Kilau Mode.

DPP AMRI
dppamri@gmail.com
No Comments

Post A Comment