Social Links
AMRI | BEKERJA BERSAMA PESAING
18604
post-template-default,single,single-post,postid-18604,single-format-standard,vcwb,ajax_fade,page_not_loaded,,side_area_uncovered_from_content,qode-theme-ver-10.0,wpb-js-composer js-comp-ver-5.0.1,vc_responsive
 

BEKERJA BERSAMA PESAING

Oleh : Hadi Supriono *)

Awalnya berbelanja kebutuhan dapur di pasar. Kemudian hadir warung sayur yang lebih dekat dengan perumahan. Dan diperbarui lagi dengan tukang sayur keliling yang langsung hadir di depan rumah-rumah para pelanggan.

Proses berbelanja di pasar, warung sayur dan disusul pedagang keliling, bukanlah proses instan yang terjadi seketika. Tetapi proses berangsur. Awalnya dilakukan satu atau dua orang yang mampu melihat adanya potensi pasar yang dipicu perubahan pola kehidupan sehari-hari masyarakat.

Satu atau dua orang yang kemudian bertambah menjadi puluhan bahkan ribuan, akhirnya entitas bisnis baru diterima dan kemudian menjadi hal yang tak bisa dipisahkan dengan kehidupan pelanggan.

Meski jenis bisnis tersebut sekarang sudah menjadi hal biasa, tetapi pada awalnya penetrasi produk atau jasa baru ini tidak diterima begitu saja. Pelanggan punya keengganan untuk mencoba meskipun mereka perlu.

Tetapi, dengan seiring bertambahnya jumlah warung sayur baru atau pedagang keliling baru, masyarakat semakin mudah menerima karena melihat semakin banyak orang lain yang juga memanfaatkan kehadiran jenis usaha baru tersebut. Di sinilah letak positifnya pesaing, bersama-sama mengedukasi pasar.

Jaman berubah, pola dan gaya hidup masyarakat pun berubah. Jenis bisnis baru yang mengikuti perkembangan jaman terus bermunculan. Dipicu dari bidang satu kemudian menular ke bidang-bidang yang lain.

Begitu pula dalam bisnis penyediaan sayur mayur dan kebutuhan dapur. Sudah mulai banyak yang membuat menawarkan pelayanan-pelayanan jenis baru untuk memberikan ‘benefit’ yang lebih kepada pelanggan.

Saya, sebagai wirausaha sayur mayur yang mencoba menjadi modern, melihat banyaknya orang yang mulai ‘bermain’ di jenis bisnis ini sebagai suatu hal yang sangat positif. Saya tidak merasa khawatir sama sekali ketika melihat startup belanja sayur online terus bermunculan.

Saya justru senang ketika melihat sudah ada orang lain yang mendirikan minimarket sayur modern, meski baru memulai juga. Mereka inilah orang-orang yang membantu saya dalam mengedukasi pasar, bahwa telah hadir jenis pelayanan baru dalam berbelanja.

Ketika sudah banyak pioner yang ‘bermain’ lebih dulu dibanding saya, itu adalah keuntungan. Karena ketika saya ikut ‘bermain’, pasarnya sudah teredukasi dan siap menerima perubahan.

Salam 5 Jari

*) Penulis adalah Mentor AMRI

DPP AMRI
dppamri@gmail.com
No Comments

Post A Comment