Social Links
AMRI | MEMBUANG LOGIKA DOMINAN
18539
post-template-default,single,single-post,postid-18539,single-format-standard,vcwb,ajax_fade,page_not_loaded,,side_area_uncovered_from_content,qode-theme-ver-10.0,wpb-js-composer js-comp-ver-5.0.1,vc_responsive
 

MEMBUANG LOGIKA DOMINAN

Oleh: Nasrulloh *)

Memimpin pasar tanpa bersaing. Kalahkan pesaing tanpa melawan. Ini monopolinya suhu Wan. Idolmart tidak bisa dikategorikan dalam jenis retail modern yang sudah ada. Inilah implementasinya.

Bagaimana menciptakan monopoli? Berpikir di luar logika dominan di bisnis yang digeluti. Buang pakem bisnis yang tercipta dari kesuksesan masa lalu. Karena setiap masa lalu,  dinosaurus menurut bang Anas.

Banyak mitos sehingga sulitnya penciptaan monopoli baru. Kesuksesan sering kali dianggap ide yang belum pernah ada. Monopoli harus ide yang besar dan radikal.

Monopoli harus ditopang oleh teknologi yang kuat dan baru. Monopoli hanya keberuntungan, bukan diciptakan secara sistematis.

Monopoli berkaitan dengan kecerdasan. Monopoli harus memiliki sumberdaya yang besar. Monopoli butuh riset dan pengembangan.

Bila berkaca pada presentasi bang Akir, bang Maryono dan bang Nixon pada TFM#2 AMRI. Penciptaan monopoli tidak sesulit dari mitos-mitos diatas.

Bagaimana menciptakan monopoli? Buang semua mitos. Berfikir dan belajar dengan lintas bisnis. Seperti para ulama yang berijtihad dengan menggunakan qiyas dalam mencari solusi.

Salam 5 Jari

*) Penulis adalah Mentor Nasional AMRI

Tags:
,
DPP AMRI
dppamri@gmail.com
No Comments

Post A Comment