Social Links
AMRI | PELATIHAN DAN PINJAMAN MODAL DARI AMRI FONDATION
18455
post-template-default,single,single-post,postid-18455,single-format-standard,vcwb,ajax_fade,page_not_loaded,,side_area_uncovered_from_content,qode-theme-ver-10.0,wpb-js-composer js-comp-ver-5.0.1,vc_responsive
 

PELATIHAN DAN PINJAMAN MODAL DARI AMRI FONDATION

Oleh : Suhu Wan (Ketum AMRI & Owner 71 Idolmart)

Saat masih di SMK saya menjadi pedagang asongan rokok di bioskop misbar (gerimis bubar) di kampung saya di Riau. Karena ketiadaan dana maka modal berdagang saya gunakan bergantian dengan Ibu saya yang berjualan sayur di pasar. Ibu saya berjualan pagi sampai siang sedangkan saya berjualan sore sampai malam. Repotnya jika rokok sore hari sudah saya beli dan mendadak hujan maka otomatis saya tidak bisa berjualan pada malam itu dan Ibu saya juga terancam besok pagi tidak bisa berjualan sayur karena modalnya masih di stok rokok yang sudah terlanjur dibeli, artinya makan kami sekeluarga besok akan terancam. Duduk berdua di malam hari berdoa agar hujan segera berhenti sambil meneteskan air mata bersama ibu adalah pengalaman yang sulit terlupakan:sob::sob:. Cerita lengkap silahkan baca di : https://goo.gl/sXt1se

Dengan pengalaman berjualan mulai dari asongan, gerobak, warung di terminal, berdagang di pasar saya merasakan bagaimana pahit getir menjalani semuanya. Setelah lulus kuliah jurusan Akuntasi di Universitas Riau saya bekerja sebagai akuntan di beberapa perusahaan dan sempat melupakan dunia ritel sebelum akhirnya pada tahun 2000 membuka kios di Cikarang, Bekasi. Saya kembali ke dunia ritel berkat dorongan dari keluarga isteri yang berasal dari suku minang (Sumatera Barat) dan semua keluaga besarnya adalah pedagang konvensional. Pada tahun 2005 dengan memiliki 36 toko saya sempat bangkrut selama 2 tahun dan bangkit kembali pada tahun 2007 hingga saat ini memiliki 70 cabang toko yang tersebar di Jakarta, Banten dan Jawa Barat. Cerita lengkap mengenai kebangkrutan saya silahkan baca di : https://goo.gl/FeVT4D

Dengan pengalaman yang panjang serta jatuh bangun di bisnis ritel, menurut saya yang paling penting agar bisa berhasil di bisnis adalah PENGETAHUAN. Kekurangan pengetahuan lah yang menyebabkan bisnis kita tidak bisa maju bahkan mengalami kebangkrutan. Makanya di AMRI (Asosiasi Masyarakat Ritel Indonesia) kita mulai bergerak dari pengetahuan, baik melalui pelatihan, kopadar, seminar dan melalui ratusan artikel saya dan para mentor AMRI di ritelnews.com

Untuk peritel yang sudah berpikiran maju apalagi usahanya sudah relatif berjalan dengan baik maka untuk belajar di AMRI tidaklah terlalu sulit mulai dari belajar di medsos, ikut kopdar, seminar, pelatihan dan workshop, tetapi akan berbeda halnya bagi para peritel kecil seperti asongan, gerobak, kios dan warung. Selain mind set mereka yang belum terbuka, kurangnya pendidikan dan jarang ada fihak yang mau memberi pelatihan bagi mereka. Walaupun ada tentu saja belum tentu mereka mau, karena jika mereka ikut pelatihan maka bisnis mereka harus tutup saat itu, padahal hasilnya hanya pas-pasan untuk kehidupan sehari-hari.

AMRI FOUNDATION (AF) dibentuk agar dapat memberikan pengetahuan ini bagi para peritel kecil yang tidak mampu untuk ikut pelatihan seperti peritel yang lebih maju. Tetapi kita sadar jika hanya memberikan pelatihan saja belum tentu mereka tergerak mau ikut karena mereka harus meninggalkan usahanya selain mereka juga belum tentu menyadari manfaat dari pelatihan tersebut. Makanya selain pelatihan kita sekaligus memberikan pinjaman bergulir setelah mereka dilatih, pinjaman yang harus mereka cicil selama 1 tahun tanpa bunga dan tanpa jaminan.

Pelatihan dan pinjaman adalah satu paket yang tidak terpisahkan, jika hanya memberikan pelatihan saja maka sulit mereka mau ikut, sebalikanya jika kita hanya memberikan pinjaman maka hasilnya bisa-bisa mubazir karena pengetahuan berbisnis mereka yang kurang. Pelatihan yang akan diberikan selain pengetahun di bidang ritel juga akan diberikan motivasi agar memiliki keyakinan untuk menjadi berhasil. Semoga pengalaman saya sebagai pedagang asongan dan pegalaman para mentor dan member AMRI yang merangkak dari bawah bisa menjadi tauladan yang dapat memotivasi dan menggerkkan mereka untuk meraih keberhasilan di bisnis.

Salam ? jari AMRI

DPP AMRI
dppamri@gmail.com
No Comments

Post A Comment