31 Jan BERAWAL DARI SEBUAH KETERPURUKAN (Part 1)
Oleh : Heru Kurnia Suprianto *)
Belasan tahun menjadi bangsawan di perusahaan otomotif multinasional. Membuat diri merasa sudah cukup dan tercukupi.
Pikiran mulai goyah. Manakala melihat atasan yang diwisuda. Beliau lebih dari 30 tahun menjadi bangsawan, guna melanjutkan hidupnya. Sang atasan menikmati masa tuanya, dengan menjadi bangsawan lagi di tempat lain.
Sontak hati bertanya,”Apakah kehidupan seperti ini yang saya inginkan dan idam- idamkan ?”
Lahir dengan tangisan. Masa bayi merepotkan. Masa kanak-kanak penuh keceriaan. Masa remaja penuh hura-hura. Masa dewasa menjadi bangsawan. Masa tua penuh kebingungan
Sekali lagi,” Apakah kehidupan seperti ini yang saya inginkan dan idam-idamkan ?”
10 tahun waktu terlewati begitu saja. Hingga datanglah sebuah tawaran pekerjaan dari kompetitor.
Masih teringat sampai saat ini satu pertanyaan dari pimpinan,”Kenapa pindah dan mau jadi apa kamu nantinya ?”
Spontan saya jawab,”Saya mau pensiun sebelum usia 45 tahun dan jadi pebisnis. Di perusahaan baru menawarkan gaji yang sangat besar yang nantinya bisa buat modal.”
Rupanya Alloh SWT mulai mengabulkan doa saya. Usia bekerja di perusahaan baru, hanya kurang dari 5 tahun. Karena alasan tertentu, perusahaan otomotif yang berskala multinasional tersebut resmi ditutup.
Akhirnya di usia yang ke 35 tahun. Diputuskan memulai menjadi pebisnis. Siap tidak siap. Mampu tidak mampu. Suka tidak suka. Mau tidak mau. Dengan berbekal uang pesangon, dan segunung modal nekad. Saya mulai menjadi pebisnis
Asli loohhh… Saya benar-benar super nekad. Tempat sudah kami sewa untuk 3 tahun. Tetapi selama 2 bulan masih bingung mau usaha apa.
Akhirnya, menjajal peruntungan di bisnis kuliner. Tanpa berbekal ilmu di bisnis kuliner sama sekali. Kenapa kuliner ? Prinsipnya sangatlah sederhana. Semua orang perlu makan bahkan orang gila sekalipun.
Kuliner apa yang saya pilih ?
Bakso, simplekan ! Kenapa bakso ? Karena menu makanan ini sudah menjadi menu pilihan utama selain nasi. Naahhh.. disinilah hidup sebenarnya hidup dimulai.
Cara buat bakso, bahan baku bakso, peralatan yang dibutuhkan, dan lain lain masih blank. Beneran nekad kaannn. Hehehehe…
Pengen tahu kisah selanjutnya. Inshaa Alloh beberapa hari kedepan akan segera terbit tulisan berikutnya…
Salam 5 Jari
*) Penulis adalah Mentor AMRI
No Comments