28 Mar BAGAIMANA MELEDAKKAN BISNIS
(KOPDARNAS Ke-3, tgl 23 April 2017 di Solo, Jateng)

Tahun 2000 saya memulai bisnis dengan “modal dengkul” satu kios ukuran 3 x 6 meter di Cikarang, Bekasi, dalam waktu kurang dari 5 tahun menjelma menjadi 36 toko dengan brand Toysmart. Tahun 2005 saya mengalami kebangkrutan dan kehilangan seluruh bisnis bahkan meninggalkan hutang sebesar Rp 1 milyar, terpuruk selama hampir 2 tahun.
Jika tahun 2000 memulai bisnis dengan “modal dengkul”, maka pada Tahun 2007 saya bangkit dari kebangkrutan dengan kondisi “modal minus (hutang)” yakni mendirikan 1 toko dengan brand Idolmart di Tambun, Bekasi. Omset “hanya” Rp 20 juta di bulan ke-1, meningkat menjadi Rp 40 juta di bulan ke-3 dan Rp 100 juta di bulan ke-6 (saat ini omset Idolmart Tambun sudah tumbuh berkali lipat).
Tahun 2008 saya buka Idolmart ke-2 di Bintara, Bekasi dan setelah itu terus menerus tumbuh membuka toko baru hingga berjumlah 62 cabang saat ini yang tersebar di Jabodetabek dan Jawa Barat dengan setengah dari cabang tersebut lokasi (ruko) nya saya miliki sendiri dan sisanya saya kontrak/sewa. Insya Allah pada tahun 2017 ini saya akan membuka 12 cabang toko baru dan akan selalu bertambah di tahun-tahun mendatang.
Saya akan berbagi langsung pengalaman saya di bisnis (termasuk jatuh bangun) selama 17 tahun pada KOPDARNAS ke-3 di Solo nanti dengan tema BAGAIMANA MELEDAKKAN BISNIS. Kenapa “MELEDAKKAN BISNIS” ? bukan “MENGEMBANGKAN BISNIS” ? Karena mengembangkan bisnis itu pertumbuhan yang membutuhkan waktu yang lebih lama ketimbang meledakkan. Saya akan menguraikan:
– Bagaimana memulai bisnis dengan “modal dengkul”
– Bagaimana menciptakan keramaian sehingga bisnis langsung untung sejak hari pertama buka
– Bagaimana meningkatkan omset secara terus-menerus
– Bagaimana membuka banyak cabang
– Bagaimana menciptakan monopoli di bisnis
Walaupun banyak tulisan yang sudah saya sharing namun tetap saja tanpa menyampaikan secara langsung akan terasa “masih sangat kurang”, misalnya saya sudah menulis lebih dari 20 artikel yang panjang tentang ITO (konsep landak di bisnis ritel) masih belum mudah untuk diserap melalui tulisan, sedangkan jika dijelaskan secara langsung dijamin hanya 30 menit bisa dikuasai. Selain itu bertemu secara langsung akan menularkan semangat, keyakinan dan aura positif dari si pembicara.
Materi yang saya sampaikan di KOPDARNAS ke-3 ini akan banyak berbeda dari KOPDARNAS ke-1 dan ke-2. Selain itu karena saya belum punya pengalaman di bidang marketing online, yang sudah menjadi kebutuhan bisnis saat ini, maka saya akan didampingi oleh Jeremy Tanuardi, praktisi dan pakar di Bisnis online. Beliau terbukti sukses memulai bisnis online nya dari modal yang sangat minim sekali dan sekarang menularkan keberhasilannya dengan menjadi seorang pembicara.
Karena tempat yang terbatas silahkan secepatnya mendaftar sebelum kehabisan kuota yang tersedia. Dengan keterbatasan waktu yang saya miliki tentu saja akan lama lagi untuk punya kesempatan berbagi secara langsung, dan pada Kopdarnas selanjutnya tentu saja saya akan menyampaikan materi yang lain.
Salam ?jari AMRI
Wan MH
link facebook:
Edi Supriadi
Posted at 11:59h, 17 JuliJadi penasaran dengan ilmu landak dalam bisnis ritel….
Bismillah. Hunting…
asef
Posted at 15:46h, 15 Desembermemang kalo udh sukses.. enak . apalagi bagi yg cuma ngeliat hasilnya doang. Tapi bg yg blm wah…. seperti nggak mungkin gitu. tapi memang perlu belajar dan di coba. salut sm bos yg sudah sukses.
Ohya, kalo boleh nih, mau berbagi info bisnis terbaru yg di prediksi bakal booming di tahun 2018. Karena di dalangi oleh sang maestro network marketing indonesia yg jg sbagai ketu APLI. yaitu bapak joko komara.
untuk bisnisnya lebih jelas bisa baca di artikel saya bos… yaitu bisnis joybiz ini linknya mas bro and sis : https://www.pedekik.com/apa-itu-bisnis-joybiz-indonesia/