25 Feb KETIMPANGAN KEKAYAAN DI INDONESIA TERBURUK KEENAM DI DUNIA
Ketimpangan pendapatan antara si kaya dan si miskin di Indonesia terburuk keenam di dunia. Bahkan kekayaan 4 orang terkaya di Indonesia sama dengan gabungan kekayaan dari 100 juta orang termiskin !! Ketimpangan ini tidak hanya memperlambat pengentasan kemiskinan tetapi juga memperlambat pertumbuhan ekonomi (Kontan 24 Februari 2017).
Selama 20 tahun sejak era reformasi sampai saat ini, ketimpangan antara kelompok terkaya dengan kelompok termiskin di Indonesia meningkat lebih cepat dari negara-negara di Asia Tenggara. Padahal saat orde baru yang sangat disorot adalah jurang si kaya dan si miskin, ternyata setelah sekian lama reformasi jurang ini juga semakin bertambah, kenapa demikian?
Saat ini dengan politik yang multi partai dan banyaknya pengusaha kaya yang berlomba-lomba masuk (bahkan mendirikan) partai politik berakibat political capture meningkat, orang kaya mampu memanfaatkan pengaruh yang dimiliki untuk mengubah aturan yang dapat menguntungkan mereka, sehingga mereka meraup keuntungan terbesar. Tidak hanya di pemilu, di pilkada langsung seperti saat ini, para pengusaha kaya yang menjadi “sponsor” jelas mengharapkan imbalan dan salah satu dengan perubahan peraturan yang nanti akan menguntungkan bisnis mereka.
Tiada pilihan lain bagi AMRI (Asosiasi Masyarakat Ritel Indonesia) yang mayoritas adalah pengusaha UMKM untuk berusaha memperbaiki diri sendiri, bersatu dan bersinergi untuk meningkatkan daya saing agar jurang pemisah antara peritel RJM (Ritel Jaringan Modern) dengan RTM (Ritel Tradisional Mandiri) tidak semakin melebar. Sangat sulit mengharapkan politik ekonomi di Indonesia secara normal akan mendukung kita sebagai RTM.
Semoga dengan member AMRI yang terus segera membesar dan menjadi lebih solid kedepannya kita akan mampu dan mempunyai nilai tawar kepada pemerintah/pemda agar tidak berpihak semata-mata pada RJM (peritel super kaya) saja. Semakin banyaknya pengusaha UMKM (baca: peritel RTM) maka tentu akan semakin dapat memberantas kemiskinan sekaligus akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional dan membuat Indonesia menjadi negara yang lebih makmur.
Selamat pagi
Wan MH (Ketum AMRI)
No Comments