24 Des NILAI INTI (Bagian 2)
- Mengapa keberadaan NILAI INTI menjadi pembeda antara perusahan yang sukses dg yang gagal?
- Apakah yang dimaksud dengan NILAI INTI?
- Bagaimana membuat/merumuskan NILAI INTI?
- Semua perusahaan berkeinginan mendapatkan laba (profit) dan aliran kas (cash flow), keduanya merupakan asupan (makanan, minuman dan darah untuk tubuh) yang dibutuhkan perusahaan. Tetapi laba dan kas bukanlah sumber kehidupan, hanya NILAI INTI-Lah yang merupakan ruh (nyawa) bagi perusahan. Tanpa NILAI INTI sulit bagi bisnis untuk menjadi sukses, bahkan ada juga yang awalnya memiliki NILAI INTI dan sukses beralih gagal karena melenceng dari NILAI INTI nya.
- NILAI INTI merupakan alasan fundamental yang menjelaskan kenapa kita ada di dunia ini, yg menjelaskan siapa diri kita. NILAI INTI (Siapa kita, apa jati diri kita, Dimana kita saat ini) jauh lebih penting dari VISI (apa tujuan kita, kemana kita akan melangkah). VISI bisa berubah/bertambah (disaat tujuan kita sudah tercapai) tetapi NILAI INTI tidak boleh…sekali lagi tidak boleh berubah. Perusahan yang kehilangan NILAI INTI nya akan sama dengan RAGA TANPA NYAWA.
- NILAI INTI tidak diciptakan, juga tidak mencontoh dari Perusahaan yang lain, karena dia sebenarnya sudah ada pada diri kita sendiri, merupakan jati diri kita, jadi kita tinggal merumuskan nya saja. Jika kita tepat merumuskannya pasti semua orang di dalam perusahaan akan menerimanya, tetapi jika kita hanya sekedar menulis sesuatu yang muluk atau mencontoh NILAI INTI dari perusahaan lain maka pasti akan diketawakan (dilecehkan) oleh karyawan kita. Semua orang/perusahaan sebenarnya memiliki NILAI INTI tetapi jarang yg merumuskan, sehingga bawahan kita tidak mengetahui dengan baik. Ada perusahaan yg merumuskan dari awal, ada yg setelah berjalan (spt Idolmart), ada yg tidak pernah sama sekali.
Biasanya NILAI INTI berasal dari (berkaitan erat) dg pendiri perusahaan, dari dulu saya senang menjadi pendidik (mulai dari mengajar di kursus, kampus, workshop dan seminar di lebih 60 kota dll), saat sebelum memulai bisnis saya sudah memiliki motto (NILAI INTI) pribadi untuk menjadi MANUSIA YANG BERMANFAAT BAGI SEBANYAK MUNGKIN UMAT (makanya saya memilih membuka bisnis dan meninggalkan pekerjaan yg lumayan mapan). Di tengah perjalanan saya bertemu dg Partner saya Pak Heri Harun (yg membantu saya bangkit dari kebangkrutan) dan mau menyatakan mau bergabung dg saya asal bisnis benar-benar kita jadikan tempat kita untuk beribadah kepada Allah.
Dari NILAI INTI kita berdua tsb NILAI INTI Idolmart kita rumuskan:
- Bisnis bersendikan spritual
- Sebagai universitas kehidupan
- Suasana kekeluargaan
- Senantiasa berkembang agar mampu memperkerjakan ribuan (bahkan 1 juta orang).
NILAI INTI seperti Pancasila bagi perusahaan, menjadi dasar saat menyusun sistem, merekrut SDM dll.
Fardi Hidayat
Posted at 21:16h, 01 SeptemberSubhanallah…..mulia sekali nilai inti IDOLMART.